Pilih Laman
Jualan Dengan Sistem Dropshiping. Semakin Mudah Dapatkan Cuan

Jualan Dengan Sistem Dropshiping. Semakin Mudah Dapatkan Cuan

Jualan Dengan Sistem Dropshiping. Semakin Mudah Dapatkan Cuan

Jangan letakkan telur dalam satu keranjang saja. Taruhlah telur di keranjang yang berbeda. Pernah dengar ungkapan ini? Ungkapan ini mengajak kita agar jangan hanya mengandalkan satu pemasukan saja. Namun setiap kesempatan kita manfaatkan untuk menambah pemasukan

Saya pun menjalankan apa yang dikatakan ungkapan ini. Mencari peluang usaha yang bisa dijalankan sambil tetap mengajar. Saat itu saya berjualan baju, jersey, dan sepatu olahraga. Saya jalankan dengan sistem reseller.

Usaha saya hanya bertahan setahun. Saat sekolah mulai sibuk, saya kewalahan. Aktivitas reseller promosi di media sosial memanfaatkan facebook, WhatsApp, dan Instagram. Kalau ada yang beli, saya menerima transferan, lalu beli barang yang dipesan.

Setelah itu saya menunggu barang sampai di rumah saya. Menunggu hingga beberapa hari lamanya. Kalau sudah datang, kadang saya bongkar lagi, packing lagi,  baru dikirimkan ke pemesan.

Pernah juga dengan sistem dropship. Ada yang pesan saya kirim langsung dari tempat saya memesan. Namun beberapa kali packing-nya kurang memuaskan, pengiriman resi telat, barang yang tidak sesuai dengan yang ditampilkan membuat saya beberapa kali dapat komplain.

Saya pernah punya pengalaman buruk dengan sistem reseller. Ketika pengiriman barang ke rumah saya, kurir mendapat musibah, jatuh dari motornya. Paket saya terkena knalpot motornya sehingga di beberapa bagian hangus dan tidak layak pakai.

Padahal untuk memesannya butuh waktu tiga hingga empat hari. Akhirnya saya pesan lagi. Sehingga waktu pengiriman ke pelanggan pun dua kali lebih lama dari yang seharusnya.

Kalau saja saat itu saya menemukan sistem dropshipping yang bagus. Pastilah kerepotan-kerepotan di atas tidak perlu terjadi.

Saat ini mencari tambahan penghasilan bukanlah hal yang sulit. Banyak terbuka kesempatan. Apalagi Apalagi zaman sekarang untuk berpenghasilan itu tidaklah sulit. Sekarang yang namanya jualan online itu semakin marak. Itu yang dilakukan secara profesional maupun otodidak atau mandiri.

Usaha online punya banyak kelebihan dibandingkan usaha offline. Misalnya, usaha online tidak tidak membutuhkan modal awal yang besar. Bandingkan dengan usaha offline yang harus punya modal besar.

Untuk sewa toko atau operasional pasti modalnya besar. Mungkin tidak cukup Rp. 30 juta sebagai modal awalnya.

Belum jalan usahanya malah sudah nyiapkan dana yang cukup besar. Itu repotnya jualan secara online atau toko fisik.

Jualan online bisa memangkas biaya. Termasuk biaya tokonya. Ya, biayanya toko online sangat murah, dibanding toko fisik. Malahan, toko online ini membuat pasar menjadi semakin luas. Nggak hanya di daerah kita saja tempat kita ekspansi memasarkan barang tetapi bisa dari daerah lain juga.

Dengan Sistem Dropshipping Semakin Mudah Dapatkan Cuan

Masalahnya banyak kendala yang kadang membuat kita batal mencari tambahan penghasilan. Biasanya begitu kan? Apa yang paling sering jadi kendala? Biasanya modal dan waktu. benar?

Tapi jangan langsung batal dan menyerah. Kita bisa mencari peluang-peluang untuk memecahkan masalah itu.

Lha caranya gimana?

Cara yang paling tepat adalah jualan dengan sistem dropshipping.

Model bisnis dropship sangat cocok buat para pencari penghasilan tambahan bahkan menjadikannya sebagai penghasilan utama. Model dropship ini berjualan online tanpa harus stok produk, pengemasan, hingga pengiriman. Semuanya itu dilakukan oleh supplier atau penyedia.

Jadi kita hanya menjalankan pemasaran atau marketing saja. Ya, pelaku usaha hanya memasarkan produk dari supplier.

Pengusaha itu fokus di marketing saja, urusan produksi adalah urusan supplier.

Bahkan dropshipper bisa mendapatkan keuntungan tanpa mengelurkan modal sama sekali. Dan jika tertarik mencoba dan menjalankan sistem usaha ini, Mangdropship menjadi pilihan yang tepat.

Mangdropship adalah platform jual beli dengan sistem dropshipping yang memudahkan untuk pelaku dropshipper dalam menjalankan bisnisnya.

 

Ada ribuan produk yang tersedia dari supplier tangan pertama sehingga harga lebih murah. Kemudian bisa bisa dijualkan kembali dengan keuntungan yang bisa disesuaikan sendiri.

Keunggulan Mangdropship

Inilah beberapa keunggulan Mangdropship yang bikin kita nggak boleh

melewatkan kesempatan jualan lewat Mangdopship.

A

Toko Online Keren

Toko online berupa website dengan tampilan yang bagus membuat toko kita benar-benar profesional. Dibanding kita sendiri yang membuat toko online, Website Dropship Mangdropship sudah lebih dari cukup untuk menjalankan usaha online. Tinggal pakai saja.

A

Ribuan Produk

Di website itu terdapat ribuan produk dropship yang langsung dari supplier. Sudah tertata rapi dengan desain yang menarik sehingga enak dipandang mata.

A

Biaya Membership Terjangkau

Cukup dengan investasi Rp 89.000 per tahun kita sudah bisa mendapatkan toko online dengan ribuan produk yang siap dipasarkan. Harga yang sangat amat hemat.

A

Pendaftaran Mudah

Hanya dengan 3 langkah saja yaitu melengkapi data diri, memilih pembayaran, dan mengupload bukti pendaftaran kita sudah bisa bersiap untuk berjualan. Siap-siap pula dapatkan cuan ya.

A

Terpercaya

PT. Mangdropship Karya Interloka terdaftar di kementerian Komunikasi dan Informatika dengan nomor tanda daftar 000315.01/DJAI.PSE/03/2021.

Di era digitalisasi, berpenghasilan bukan lagi hal yang sulit Kata orang Jawa, sing penting gelem obah (yang penting mau bergerak/berusaha). Terutama, online-kan usahamu karena banyaknya keunggulan dan kemudahan bisnis online saat ini. Lesatkan bisnis online dengan menggunakan sistem dropshipping.

Sesuai visinya menjadi platform belanja online B2B dan B2C dengan produk-produk termurah, terlengkap dan terpercaya untuk semua orang, Mangdropship sangat membantu pemberdayaan UMKM  Indonesia. Dengan menjadi dropshipper yang dapat berjualan online tanpa modal, bisa membantu mengurangi angka kemiskinan dan membuka lapangan pekerjaan bagi siapa saja.

Hidup Layak Untuk Guru Honorer

Hidup Layak Untuk Guru Honorer

Hidup Layak untuk Guru Honorer

Selesai mengajar saya pulang. Saat itu  akhir bulan. Saya pulang membawa amplop gajian. Dengan was-was, amplop saya buka bersama istri. Isinya? Satu lembar uang bergambar I Gusti Ngurah Rai. Gaji saya Rp. 50.000.

Ya, gaji pertama mengajar sejumlah lima puluh ribu rupiah. Itu terjadi pada tahun 2013. Saya merasa lemas. Pikiran kalut. Dengan uang segitu bagaimana saya menafkahi keluarga?

Berapa bulan kemudian gaji saya memang naik. Tapi tidak sampai sepertiga dari UMK atau Upah Minimum Kabupaten. Juga masih belum cukup untuk memenuhi kebutuhan bulanan.

Untuk menambah penghasilan saya nyambi jualan jualan donat, susu kedelai, bakpao dan lainnya. Sering saya ke sekolah sambil bawa jualan untuk dititipkan ke warung-warung.

Tapi kemudian saya kewalahan membagi waktu mengajar dan jualan. Akhirnya saya pun tak lagi jualan. Berkuranglah pemasukan. Tapi demi murid, saya harus menerima kenyataan.

Horornya Gaji Guru Honorer

 

Gaji guru honor di negeri ini memang horror. Ribuan bahkan jutaan guru honor hidup jauh dari kata sejahtera. Banyak guru yang digaji tak layak.

Guru Oemar Bakri bukan hanya ditemui dalam lagu Iwan Fals. Benar-benar ada di kondisi nyata. Ada guru yang dibayar tiga bulan sekali, jumlahnya pun tak besar, habis untuk satu bulan saja. Kalau gaji tiga bulanan itu tidak cukup untuk kehidupan sebulan, bagaimana dengan kehidupan dua bulannya lagi?

Ada ibu guru yang sudah 10 tahun lebih menjadi seorang guru honor. Datang ke sekolah menempuh jarak puluhan kilometer. Ada tiga kecamatan yang dilewati. Meninggalkan suami dan anak. Saat ini dia masih berharap diangkat PNS.

Saya berharap diangkat menjadi PNS. Ingin bergaji layak seperti guru lainnya. Ikut tes PNS, tak lolos. Sekarang umur 34 tahun.

Saya guru honor di swasta. Masih ada harapan untuk hidup sejahtera sebetulnya masih ada. Dengan sertifikasi guru swasta. Namun prosesnya pun tidak mudah. Harus lulus UKG yang ujiannya sangat sulit.

Tidak setiap tahun ada. Kalau ada, hanya sedikit guru yang diluluskan. Satu kabupaten hanya dua atau tiga orang guru.

Harapan sertifikasi semakin kabur. Padahal, walaupun tidak diangkat sebagai PNS, kalau dapat sertifikasi, sudah lumayan. Sebelas tahun mengabdi belum dapat sertifikasi.

Suasana Horor Saat Rapat Guru

Suasana saat musyawarah guru mata pelajaran (MGMP) ngeri-ngeri sedap. Dalam obrolan guru ada kata-kata ‘cair’ atau ‘meleleh’. Begitu juga dalam percakapan grup WhatsApp.

Ada pula ‘cek ATM’. Guru-guru tentu tahu maksudnya. Yang dimaksud dengan cair adalah cairnya tunjangan atau dana sertifikasi bagi guru negeri.

Ah, guru honor sedih mendengarnya. Saya bukannya iri dengan guru negeri. Tapi kadang manusiawi ingin juga mendapat ‘cair’ seperti mereka.

Juga bukan mengkritik kebiasaan obrolan guru PNS. Saya yakin guru PNS bukan menyindir guru honor  pula.

Saat itu ingin teriak di hadapan pemerintah, “Sejahterakan kami! Sejahterakan guru honor!”

Apakah tak boleh guru memperjuangkan haknya agar setara dengan guru PNS lainnya? Apa tak boleh guru honor lebih sejahtera hidupnya?

Padahal jasanya sangat besar untuk bangsa ini. Ada ungkapan bahwa di dunia ini hanya ada dua pekerjaan yaitu guru dan bukan guru.

Indonesia sudah 76 tahun merdeka. Iya benar kita sudah lepas dari penjajah nista. Tapi kehidupan bangsanya belum sejahtera. Guru juga merasakannya.

Jika guru PNS ada istilah gaji 13, sebetulnya guru honor pun ada gaji 13. Tapi maksudnya gajian di tanggal 1, di tanggal 3 sudah habis. Nama sama, nasib beda.

Kadang jengkel juga dengan pemerintah yang tak kunjung memperhatikan nasib guru honorer. Ingin melepas profesi sebagai guru.

Teringat murid, mereka butuh guru, butuh ilmu dan hikmah dari sang guru, membuat guru honor bertahan meskipun dalam kondisi jauh dari sejahtera.

Ki Hajar Dewantara pernah mengatakan, “Guru harus menghadirkan sepenuh hati karena murid belajar dengan sepenuh hati.” Benar adanya. Tapi bagaimana bisa menghadirkan sepenuh hati kalau guru mengajar dibayangi kebutuhan rumah tangga, uang belanja, dana pendidikan anak, dan kebutuhan lainnya?

Akhirnya guru tak bisa mengajar di kelas dengan tenang. Pemerintah harus memerhatikan guru honor. Agar kesejahteraannya meningkatkan. Maka agar nyaman dalam mendidik tenangkan pikirannya dengan cara penuhi kebutuhannya.

Harusnya pemerintah turun langsung melihat potret guru di honor di pelosok-pelosok dengan honor yang horror itu. Jangan hanya melihat dari kejauhan saja atau mendengar laporan yang dibuat berdasarkan asal bapak senang (ABS).

 PPPK = Kebijakan Bencana?

 

Pemerintah harus tahu kebingungan guru tentang kebijakan yang sering berubah. Guru di akar rumput banyak yang dirugikan dari kebijakan.

Acapkali kebijakan bukan menghadirkan solusi tapi malah menjadi sumber kontroversi. Termasuk kebijakan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

UU No 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai dasar hukum PPPK. UU ini membuat istilah guru dan tenaga pendidik honorer tidak lagi dikenal secara hukum. Yang ada guru ASN dan guru yayasan. Guru ASN sendiri terdiri atas PNS dan PPPK.

Guru honorer tentu saja berharap PNS.  Namun, yang ditawarkan adalah PPPK  yang substasinya adalah tenaga kontrak. Kalau pun saat ini guru juga mengincar PPPK, itu lantaran tidak ada pilihan. Daripada sebagai honorer yang dibayar tiga bulan sekali itu.

Berbagai surat kabar memberitakan bahwa Indonesia kekurangan guru. Kok bisa? padahal guru honorer sangat banyak. Lha ini ada apa? Kenapa tidak diangkat saja guru honorer menjadi guru PNS? (Dari data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, hingga 2020 terdapat 728.461 guru honorer.)

Negara kita sangat kaya. Tapi rakyat tetap miskin karena salah kelola. Kesenjangan lebar menganga. Dalam ranah pendidikan kesenjangan terjadi juga.

Kalau kekayaan itu dijaga dan dikelola dengan sebenar-benarnya pasti bisa untuk membiayai kebutuhan negara termasuk mensejahterakan guru honor. Uang negara banyak dikorupsi. Jumlahnya sangat besar. Termasuk dana bansos juga dikorupsi.

Coba kalau miliaan atau triliunan itu untuk kesejahteraan guru. Mungkin persoalan itu dapat dikurangi atau bahkan di atas diselesaikan.  

Tidak muluk-muluk. Guru honor nggak sampai pengen beli kendaraan atau barang-barang mewah. Yang penting bisa mencukupi kebutuhan bulanan dan menyiapkan dana pendidikan anak.

Mudah-mudahan ada nasib baik untuk guru. Terutama guru yang berada di usia senja. Setidaknya mereka bisa merasakan bahagia. Hidupnya bisa lebih sejahtera. (*)

#hutri76
#lombamenulis
#lombapidotaorasi
#tamsillinrung
#dasadlatif
#hersubeno

Penulis: Supadilah. (11 tahun menjadi guru honorer).

Lomba Membuat Aplikasi Mobile Edukasi untuk Pelajar, Guru, dan Umum Total Hadiah Rp. 358 Juta

Lomba Membuat Aplikasi Mobile Edukasi untuk Pelajar, Guru, dan Umum Total Hadiah Rp. 358 Juta

WAKTU DAN TEMPAT

Pendaftaran dan pengumpulan karya dilaksanakan pada 1 April 2021 sampai 31 Juli 2021 secara online.

RINCIAN KEGIATAN 

Setelah kegiatan sosialisasi dimulai, dilanjutkan dengan penentuan waktu pendaftaran dan pengumpulan hasil karya bagi peserta. Waktu pengiriman hasil karya MAME 2021 bagi peserta ditentukan selama 4 bulan.

Pendaftaran dan pengumpulan karya bertujuan untuk menjaring karya peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Pendaftaran dilakukan secara online, peserta wajib mendaftar secara resmi dan mengumpulkan karya dengan cara mengunggah (upload) karya di website resmi di

http://m-edukasi.kemdikbud.go.id/mame

LANGKAH PENDAFTARAN 

 

  1. Kunjungi website resmi MAME kemudian mendaftar menjadi peserta 
  2. Akun user peserta adalah alamat email yang didaftarkan
  3. Peserta mendapatkan konfirmasi email yang didaftarkan
  4. Peserta diwajibkan:
    1. Melengkapi biodata
    2. Mengunggah identitas bukti diri (kartu identitas dan foto diri)
    3. Mengunggah karya yang diajukan beserta surat pernyataan orisinalitas karya
    4. Mengunggah video demo karya dengan durasi 30-60 detik (contoh video bisa dilihat di web resmi lomba)
    5. Upload ikon ( 512 x 512 px) dan 3 screenshot karya (ukuran sesuai smartphone)
    6. Peserta memberikan deskripsi atau sinopsis mengenai karya yang diunggah
  5. Biodata, karya lomba, video demo, ikon dan deskripsi bisa diperbaharui dan diunggah ulang sampai batas akhir waktu pendaftaran. 

PERSYARATAN PESERTA

  1. Warga Negara Indonesia (WNI)
  2. Peserta diwajibkan aktif mengikuti berita/informasi dari panitia MAME melalui website, email, dan media sosial resmi MAME .
  3. Kegiatan dibagi menjadi empat kategori yaitu :
    1. Kategori Pelajar :
      1. SD, SMP, SMA/SMK atau sederajat dan saat Seleksi Karya Terbaik  masih berstatus pelajar dengan menunjukkan bukti yang sah.
      2. Wajib melampirkan/mengunggah surat izin dari kepala sekolah untuk mengikuti MAME.
      3. Apabila lolos ke Seleksi Karya Terbaik, peserta masih berstatus pelajar dan wajib membawa surat tugas dari kepala sekolah
      4. Panitia memberi fasilitas satu guru pendamping setiap peserta untuk menghadiri acara Seleksi Karya Terbaik
      5. Guru pendamping wajib membawa surat tugas dari kepala sekolah peserta.
      6. Panitia akan menanggung transportasi dan akomodasi (konsumsi dan penginapan) guru pendamping.
    2. Kategori Guru :
      1. Guru segala jenjang (SD, SMP, SMA/SMK atau sederajat)
      2. Pamong belajar, tutor keaksaraan, pendidik PAUD
      3. Wajib melampirkan/mengunggah surat izin yang mencantumkan mata pelajaran yang diampu, dari atasan langsung untuk mengikuti MAME.
      4. Jika lolos ke Seleksi Karya Terbaik, peserta masih berstatus guru, pamong belajar,tutor keaksaraan atau pendidik PAUD, dengan menunjukkan surat tugas dari kepala sekolah/atasan langsung.
    3. Kategori Umum Virtual: masyarakat umum 
    4. Kategori Umum Game Edukasi: masyarakat umum

KARAKTERISTIK PESERTA

  1. Perorangan atau kelompok maksimal 3 orang (panitia menanggung biaya akomodasi hanya 1 orang saat presentasi di babak Seleksi Karya Terbaik)
  2. Peserta yang pernah menjadi Juara 1 Lomba Aplikasi Mobile Kihajar tidak akan menjadi peserta seleksi karya terbaik MAME pada kategori yang sama.
  3. Peserta hanya boleh mengikuti satu kategori kegiatan.
  4. Peserta yang tidak bersedia mengikuti Seleksi Karya Terbaik, akan diturunkan sebagai Kontributor.

PERSYARATAN KARYA

  1. Satu karya yang diunggah dalam format APK (Android) dan HTML5. Jika peserta hanya mengunggah satu format saja, maka panitia berhak mendiskualifikasi.
  2. Karya berupa konten mata pelajaran mencantumkan  nama mapel, topik, jenjang, dan tujuan pembelajaran. Sedangkan karya untuk konten umum mencantumkan topik, tujuan, dan sasarannya (semisal Pendidikan Khusus, Pendidikan Masyarakat Budaya atau Bahasa).  
  3. Karya adalah hasil ide dan kreasi original peserta (dilampiri surat pernyataan orisinalitas karya), isi karya menjadi tanggung jawab peserta.  
  4. Karya berupa aplikasi mobile yang bisa dipublikasikan dan dimanfaatkan melalui website m-edukasi.kemdikbud.go.id
  5. Aplikasi mobile yang dimaksud adalah aplikasi yang dijalankan pada perangkat smartphone atau tablet.
  6. Aplikasi yang terkoneksi dengan server atau internet harus dapat dijalankan tanpa koneksi internet.
  7. Aplikasi yang terkoneksi server harus menyertakan dokumentasi dan panduan instalasi, jika masuk kontributor, data di server harus dipindah ke server Kemdikbud.
  8. Konten karya adalah kreasi original tanpa mengambil dari pihak ketiga.
  9. Karya peserta tidak boleh lebih dari 200 MB. Jika karya melebihi ukuran tersebut, maka karya tidak bisa diunggah.
  10. Karya belum pernah dipublikasikan.
  11. Karya tidak mengandung unsur komersial
  12. Karya belum pernah menjadi juara di lomba yang lain.
  13. Karya wajib mencantumkan splash screen dengan logo standar yang telah disediakan oleh panitia (dapat diunduh di website resmi lomba), tetapi animasi dan musik boleh dimodifikasi dengan durasi maksimal 5 detik.
  14. Tema karya tidak boleh sama  dengan karya yang sudah dipublish di m-edukasi.kemdikbud.go.id. (gunakan fitur pencarian pada portal m-edukasi.kemdikbud.go.id untuk menghindari kesamaan pemilihan tema). Contoh, hindari tema-tema berikut ini: Alfabet, Tata Surya, Aksara Jawa, Operasi Hitung Sederhana, Pengenalan huruf abjad/hijaiyah, Bangun Ruang dan Menangkal HOAXTema yang sama tidak akan diikutsertakan dalam proses seleksi.
  15. Di dalam aplikasi, peserta diwajibkan mencantumkan kredit yang berisi info pengembang, dan sumber/referensi yang digunakan (apabila menggunakan aset dari pihak lain).
    1. Pelajar : Berisi tentang sosial budaya (Misalnya : Pelajar Pancasila, Kenakalan Remaja, Pendidikan Karakter, Budi Pekerti, Kesenian Indonesia, Kebudayaan Indonesia, Peninggalan Sejarah, dan lain-lain)
    2. Guru : Berisi tentang materi pembelajaran sesuai mata pelajaran yang diampu dengan mencantumkan tujuan pembelajaran (mata pelajaran yang diampu dicantumkan dalam surat izin).
    3. Umum Virtual : Umum Virtual dapat berupa Virtual Lab, Virtual Reality, atau Augmented Reality. Untuk karya Virtual Lab berisi simulasi praktikum di laboratorium sekolah, dengan menyertakan lembar kerja praktikum (judul, tujuan, dasar teori, hasil pengamatan, pernyataan, dan kesimpulan) dalam bentuk PDF.
    4. Umum Game Edukasi : Berisi tentang aplikasi permainan yang mengandung unsur pembelajaran, Membantu orang untuk mempelajari subjek tertentu, mengembangkan konsep, memperkuat pengembangan, memahami peristiwa atau budaya historis, atau membantu mempelajari keterampilan saat bermain. Mengandung prinsip-prinsip pembelajaran dan cenderung instruksional (ditunjukan adanya storyline) serta dapat memberikan pengalaman yang menarik dan menyenangkan.
  16. Disajikan dengan menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar, kecuali mata pelajaran bahasa asing / daerah / muatan lokal.
  17. Peserta yang masuk Seleksi Karya Kontributor 25 peserta per kategori, menyertakan Source Code atau Resource guna keperluan sinkronisasi karya ke website resmi BPMPK untuk keperluan publikasi dan Seleksi Karya Terbaik.
  18. Satu karya hanya boleh di ikut sertakan pada satu kategori saja. Jika ditemukan karya yang sama dan terdaftar pada lebih dari satu kategori, maka panitia berhak mendiskualifikasi. 

KETENTUAN UMUM

Peraturan dan ketentuan umum dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah sebagai berikut: 

  1. Panitia tidak menerima komplain keterlambatan dikarenakan peserta tidak mengikuti berita/informasi dari panitia kegiatan.
  2. Pengumpulan karya diusahakan 1 minggu sebelum batas akhir pengumpulan karya.
  3. Panitia berhak membatalkan kepesertaan calon peserta bila peserta atau karya tidak sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
  4. BPMPK berhak mempublikasikan dan mendistribusikan 100 karya hasil seleksi kontributor dan karya terbaik. 
  5. Keputusan panitia dan/atau tim selektor tidak dapat diganggu gugat.

Pendaftaran secara online di m.edukasi.kemdikbud.go.id/mame

sumber: m-edukasi.kemdikbud.go.id/mame/

Total keseluruhan penghargaan yang disediakan untuk semua kategori dalam MAME 2021 kurang lebih Rp. 358.000.000,- 

Hadiah Untuk Pemenang Kategori Pelajar 

  • Karya Terbaik 1 : Piala, Sertifikat dan Hadiah, Total Rp. 12.000.000,- 
  • Karya Terbaik 2 : Piala, Sertifikat dan Hadiah, Total Rp. 10.000.000,- 
  • Karya Terbaik 3 : Piala, Sertifikat dan Hadiah, Total Rp. 8.000.000,-
  • Peringkat 4-25 : Sertifikat dan Hadiah, Total Rp. 2.500.000,-

Hadiah Untuk Pemenang Kategori Guru 

  • Karya Terbaik 1 : Piala, Sertifikat dan Hadiah, Total Rp. 14.000.000,-
  • Karya Terbaik 2 : Piala, Sertifikat dan Hadiah, Total Rp. 12.000.000,- 
  • Karya Terbaik 3 : Piala, Sertifikat dan Hadiah, Total Rp. 10.000.000,- 
  • Peringkat 4-25 : Sertifikat dan Hadiah, Total Rp. 2.500.000,-

Hadiah Untuk Pemenang Kategori Umum Virtual 

  • Karya Terbaik 1 : Piala, Sertifikat dan Hadiah, Total Rp. 14.000.000,- 
  • Karya Terbaik 2 : Piala, Sertifikat dan Hadiah, Total Rp. 12.000.000,- 
  • Karya Terbaik 3 : Piala, Sertifikat dan Hadiah, Total Rp. 10.000.000,- 
  • Peringkat 4-25 : Sertifikat dan Hadiah, Total Rp. 2.500.000,-

Hadiah Untuk Pemenang Kategori Umum Game Edukasi

  • Karya Terbaik 1 : Piala, Sertifikat dan Hadiah, Total Rp. 14.000.000,- 
  • Karya Terbaik 2 : Piala, Sertifikat dan Hadiah, Total Rp. 12.000.000,- 
  • Karya Terbaik 3 : Piala, Sertifikat dan Hadiah, Total Rp. 10.000.000,-
  • Peringkat 4-25 : Sertifikat dan Hadiah, Total Rp. 2.500.000,-

Polri: Pribadi Mengayomi dan Lembaga Presisi

Polri: Pribadi Mengayomi dan Lembaga Presisi

POLRI,

Pribadi Mengayomi dan Lembaga yang Presisi

Sosoknya menjadi andalan di lingkungan. Memang bukan penyelesai segala keluh kesah warga, tapi jika warga punya keluhan, warga minta tolong kepada beliau. Siapakah beliau?

 

 

 

Beliau namanya Pak Sigit (kebetulan banget sama namanya dengan Pak Kapolri kita). Bisa dibilang, beliau multitalenta. Banyak hal yang bisa beliau kerjakan. 

Di tengah-tengah kesibukannya sebagai anggota polisi, tidak menghalanginya untuk membantu warga perumahan.

Dengan sigapnya beliau membantu warga yang punya masalah dengan penerangan di rumah atau sekitar rumahnya. Dengan cekatan beliau mencarikan solusi air yang macet.

“Wah, air di blok D macet, ibu-ibu pada ngamuk,” kata saya di grup WhatsApp di malam itu. Sekira jam 8 malam. 

“Iya nih. Udah beberapa hari nggak ngalir,” timpal Pak Eko, warga satu blok dengan saya. 

Sebenarnya kami mengeluh kepada semua. Pak Sigit memang pengurus RT, tapi bukan ketua RT-nya. Tapi, dengan sigap Pak Sigit meresponnya.

“Siap, ntar ke sana. Tunggu Sigit selesai di sini ya,”

Usianya masih muda. Saya biasa merasakan nada sopan kalau bicara, dan kalimat yang hormat saat chat di grup WhatsApp. Memang agak lama beliau datang. Mungkin harus piket di kantor. Setelah curhat di grup WhatsApp, saya ngobrol dengan tetangga. Kebetulan malam Sabtu, jadi besok libur. Saya bisa agak malam ngobrol dengan tetangga. Sekitar jam 10 malam, Pak Sigit datang membawa senter. Langsung mengecek saluran air yang diduga macet. Tak hanya menerima laporan saja, Pak Sigit turun langsung!

Kiri: Pak Sigit dan warga sedang berbincang untuk memperbaiki saluran air. Kanan: Pak Sigit meninjau langsung saluran air yang macet. Foto: dokumentasi pribadi

“Pipanya kemungkinan banyak kotorannya, Mas Padil. Maklum, sudah 5 tahunan nggak di-maintenance,” begitu katanya.

“Besok saja ya kita kerjakan. Masukkan selang atau besi behel, pipa harus dibersihkan, kotorannya dikeluarkan.”

“Oh, siap Pak Sigit. Mohon maaf lho saya ngerepotin. Pak Sigit ngeceknya besok aja nggak papa sih. Saya jadi nggak enak malam-malam pulang dari kantor harus ke sini,” jawab saya.

“Nggak papa, Mas Padil. Lagian nggak capek banget kok,”

Lalu Pak Sigit menawarkan mengganti pipa karena pipa lama pasti banyak kerak kotorannya. Saya manut

Pagi dan siang Pak Sigit ke kantor. Sore beliau sudah ganti ‘kostum’ dengan kostum lapangan. Dibantu para warga, beliau langsung gercep.

Dengan cekatan beliau menggali tanah, membongkar instalasi air, memotong pipa dan menyambungnya lagi, mengangkat pipa lama, dan mengganti dengan yang baru. Jangan bayangkan sepele dan mudah, lho. Dilihat dari lamanya pengerjaan, bakal ketahuan betapa susah pengerjaannya.

Jadi, mulai mengerjakan sekitar pukul 4 sore, saat adzan Magrib belum selesai. Dihentikan untuk shalat dulu. Jam berapa selesainya? Jam 10 malam.

Padahal, yang sedang dibenerin, bukan jalur rumah beliau, lho. Tapi malah beliau yang mengerjakan, tuntas sampai selesai.

Dari sore hingga malam memperbaiki saluran air. (Pak Sigit berkaos POLDA BANTEN). Foto: dokumen pribadi

Namanya “Dijaminkan” Untuk Kepentingan Perumahan

Suatu waktu, mesin air di perumahan kami rusak. Air tak mengalir. Tentu saja ini masalah gawat. Sebab air merupakan kebutuhan pokok. Kata Pak Sigit, kalau air nggak ngalir, bisa marah polda. Polda yang dimaksud adalah polisi dapur alias ibu-ibu.

Ya, maklum ibu-ibu sangat membutuhkan air untuk masak, mencuci, mandi, dan lainnya. Kalau sempat macet, ibu-ibu pada protes.

Harganya cukup lumayan. Sekitar Rp. 12 juta untuk mesin yang bagus. Hal ini membuat warga cukup bingung. Sebab dana kas tidak mencukupi. Butuh waktu kalau menunggu iuran warga. Sementara, kebutuhan air sudah mendesak.

Lalu muncullah inisiatif Pak Sigit. Sebentar dia menelpon toko bangunan. Tidak berapa lama, beliau bilang mesin akan segera dikirim.

“Yang penting nanti diganti. Saya sudah menjaminkan nama saya nih. Mesin bisa dikirim dulu. Kalau sudah terkumpul uangnya, kita bayar,”

“Ya, Pak. Nggak papa kita nanti iuran. Toh, buat air. Kita semua butuh,” tukas Pak Ridwan, ketua RT di lingkungan kami.

Dan benar saja, tidak berapa lama, mesin datang. Sore itu juga, mesin selesai dipasang. Air lancar. Ibu-ibu senang. Warga pun demikian. Satu pekan kemudian, mesin selesai dibayarkan.

Wah, kebayang kalau harus nunggu iuran terkumpul, bisa-bisa para ibu protes dan ngomel-ngomel. Beruntung, dari menjaminkan nama Pak Sigit tadi persoalan air bisa segera diatasi. Saya rasa, ini karena sosok Pak Sigit yang bisa dipercaya sama pemilik toko bangunan tadi. Kalau tidak, mana bisa barang semahal itu bisa dibayar kemudian.

Dari Sosoknya, Saya Belajar Ilmu Parenting

Bahkan saya belajar parenting atau tentang pengasuhan anak kepada Pak Sigit. Meskipun saya seorang guru yang sudah biasa dengan masalah pendidikan anak, tak urung saya mendapatkan ilmu baru dari bapak dua anak ini.

Misalnya saat anak saya rebutan mainan dengan anaknya. Namanya anak-anak, wajar ya kalau rebutan mainan. Beliau sering meminta anaknya meminjamkan mainannya. Beliau sering mengajarkan untuk mengalah.

Lalu, apa lagi? Ada satu pelajaran tanggung jawab yang diterapkan pada anaknya. Saat anak pertamanya usia sekolah menengah, dia memberikan fasilitas handphone.

“Harus tanggung jawab. Handphone papa kasih ke kamu. Kamu harus jaga. Bagus atau rusaknya handphone kami sendiri yang merasakannya. Harus tahu waktu juga. Jangan sering-sering maen handphone.”

Begitu cerita Pak Sigit. Singkatnya, handphone anaknya rusak. Pak Sigit tegas tidak mau membelikan lagi. Akhirnya, sekarang anaknya tak bisa maen handphone lagi. Belum ada niatan memberikan fasilitas handphone lagi.

Sosok Yang Rendah Hati & Mengayomi

Saya benar-benar dibuat kagum pada sosok yang kebetulan namanya sama dengan bapak Kapolri Sigit.

Beberapa waktu lalu isteri pernah bercerita bahwa Pak Sigit pun bisa memijit.

“Hah? Yang bener, Dek?” Tanya saya kepada istri. Seakan nggak percaya.

“Iya, Mas. Pak Komar yang cerita. Pas tadi ngumpul dan ngobrol di warung Pak Komar sama Bu Noni. Katanya sih udah bisa mijit kalau ada warga yang keseleo.”

“Waduh, bener-bener ya Pak Sigit itu,” gumam saya.

Bayangkan, seorang polisi, mau-maunya mijit warga yang keseleo atau sakit. Pak Komar itu warga yang punya warung kelontong. Tidak besar juga. ‘Orang biasa’, sama seperti saya.

Nggak mudah lho orang berpangkat mau rendah hati dekat dengan warga bahkan mau mijit. Harus benar-benar sosok yang berjiwa besar dan rendah hati yang bisa melakukannya.

Ingin Jadi Orang Yang Bermanfaat

Sosok polisi seperti Pak Sigit merupakan cermin sosok pengayom masyarakat. Tentu saja keberadaan beliau membuat lingkungan aman. Keberadaannya menyelesaikan banyak masalah yang dikeluhkan warga.

Saya rasa maling takut kalau mau menyatroni lingkungan yang ada polisinya. Kalau berani, dalam istilah Bahasa Jawa, namanya ulo  marani pentung atau ular mendatangi pentung.

Bukan hanya itu, kehadiran sosok pengayom masyarakat seperti Pak Sigit menjadi andalan.

Berbagai keluhan tentang lingkungan bisa diselesaikan dengan beliau- bekerja sama dengan warga lainnya. Memang, itu kerja bersama.

Tapi memang sangat ditentukan oleh pemantiknya. Maksud saya, kalau tidak ada pemantiknya, walaupun banyak orang, bisa tidak jalan program lingkungan.

Banyak perubahan di perumahan kami. Selain masalah air yang sudah lancar, ada banyak program lain yang berhasil dan memuaskan.

Apa saja misalnya? Pengadaan lapangan serba guna, acara 17-an (sebelum pandemi), perbaikan jalan, renovasi musola, penyemprotan desinfektan untuk pencegahan Covid-19, dan lainnya.

Sekali lagi, memang bukan hanya karena Pak Sigit sehingga lingkungan kami menjadi semakin nyaman dan kondusif. Tapi banyak hal yang berjalan karena ada pemantiknya.

Semakin hari sosok polisi semakin membanggakan. Humanis dan mengayomi secara pribadi, dan PRESISI secara kelembagaan.

Mengenal POLRI PRESISI

Semakin hari kepolisian Republik Indonesia (Polri) semakin berbenah. Pada kepemimpinan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo, mengusung Polri PRESISI.

Setidaknya terlihat dari PRESISI. Hm, kalau baca presisi, sebagai guru fisika, saya langsung teringat pengukuran. Ya, dalam fisika dikenal istilah presisi. 

Presisi mengacu pada tingkat ketepatan absolut yang pengukurannya dilakukan dengan cara yang paling ketat.

Presisi ini melihat seberapa andal dan konsisten pengukuran eksperimen. Jadi, pemilihan jargon Presisi sangat unik dan mudah diingat. Dan, semoga proses dan hasilnya pun sesuai yang diharapkan.

Polri juga turut mengikuti perkembangan teknologi yang membawa digitalisasi di berbagai bidang. Berbagai terobosan dilakukan sebagai pengejawantahan POLRI PRESISI yaitu Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan. Apa saja terobosan Polri dibawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai kapolri ke-26 ini?

ETLE atau Electronic Traffic Law Enforcement

SIM Online

Propam Presisi (Mobile Apps)

Binmas Online

SP2HP Online dan E-PPNS

E-Dumas Presisi

Siber TV

Virtual Police

Polri TV dan Radio

Command Center 110

ETLE Wujudkan Masyarakat Patuh Peraturan Lalu Lintas

Dari beberapa program unggulan-digitalisasi layanan Polri, mari kita tengok tentang ETLE ini, yuk!

ETLE atau Electronic Traffic Law Enforcement adalah implementasi teknologi untuk mencatat pelanggaran–pelanggaran dalam berlalu lintas secara elektronik untuk mendukung keamanan, ketertiban, keselamatan dan ketertiban dalam berlalu lintas.

Dalam bahasa lain, ETLE merupakan tilang elektronik. ETLE tahap pertama resmi diterapkan mulai Selasa, 23/3/2021.

ETLE nasional ini merupakan terobosan Korlantas Polri untuk mewujudkan dan mendukung program kerja 100 hari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Dengan adanya ETLE, masyarakat yang melanggar peraturan lalu lintas bakal dikenakan tilang. Aplikasi ini akan membuat pengguna jalan semakin tertib. Masyarakat akan mematuhi peraturan walaupun tidak terlihat oleh polisi.

Nah, ini sangat bagus untuk kondisi lalu lintas kita. Harapan kita dengan pemberlakuan ETLE, masyarakat semakin patuh pada peraturan. Lalu, angka kecelakaan lalu lintas bisa berkurang. Sebab, data kecelakaan lalu lintas sangat mengkhawatirkan.

Berdasarkan data Polri, pada 2019 terdapat 107.500 peristiwa kecelakaan lalu lintas. Sementara, pada 2018 terdapat 103.672 peristiwa. Jumlah ini meningkat 3 persen.

Mekanisme Tilang Menggunakan Metode ETLE

Dikutip dari laman www.korlantas.polri.go.id, beginilah tahap-tahapnya.

Tahap 1

Perangkat ETLE secara otomatis menangkap pelanggaran lalu lintas yang dimonitor dan mengirimkan media barang bukti pelanggaran ke Back Office ETLE di RTMC Polda Metro Jaya.

Tahap 2

Petugas mengidentifikasi Data Kendaraan menggunakan Electronic Registration & Identifikasi (ERI) sebagai sumber data kendaraan.

Tahap 3

Petugas mengirimkan surat konfirmasi ke alamat publik kendaraan bermotor untuk permohonan konfirmasi atas pelanggaran yang terjadi.

Surat konfirmasi adalah langkah awal dari penindakan, yang mana pemilik kendaraan wajib mengonfirmasi tentang kepemilikan kendaraan dan pengemudi kendaraan pada saat terjadinya pelanggaran. Jika kendaraan yang dimaksud sudah bukan menjadi kendaraan milik orang yang mendapat surat konfirmasi, maka hal itu harus segera dikonfirmasikan.

Tahap 4

Penerima surat memiliki batas waktu sampai dengan 8 hari dari terjadinya pelanggaran untuk melakukan konfirmasi melalui website atau datang langsung ke kantor Sub Direktorat Penegakan Hukum.

Tahap 5

Setelah pelanggaran terkonfirmasi, petugas menerbitkan tilang dengan metode pembayaran via BRI Virtual Account (BRIVA) untuk setiap pelanggaran yang telah terverifikasi untuk penegakan hukum.

Kemudian, pelanggaran seperti apa yang bisa dikenakan tilang elektronik ini?

Melanggar rambu lalu lintas dan marka jalan

Tidak mengenakan sabuk keselamatan

Mengemudi sambil mengoperasikan handphone

Melanggar batas kecepatan

Menggunakan pelat nomor palsu

Berkendara melawan arus

Menerobos lampu merah

Tidak menggunakan helm

 Berboncengan lebih dari 3 orang

Tidak menyalakan lampu saat siang hari bagi sepeda motor

 

Kiprah Polri di Masa Pandemi Gotong Royong Gelar Vaksinasi

“Bapak-bapak yang belum vaksinasi, ini ada kesempatan divaksin. Tempatnya di polres. Syaratnya cuma bawa KTP doang. Ayo dimanfaatkan ya Bapak-bapak. Sebagai usaha cegah Covid-19.”

Demikian isi pesan dari Pak Sigit di grup perumahan. Tentu saja ini disambut baik oleh warga.

Apalagi jaraknya tidak jauh dari lokasi perumahan. Sebagai ikhtiar mencegah Covid-19, tentu saja program vaksinasi ini sayang kalau dilewatkan. Tak berbayar pula.

Malah ada tetangga yang harus vaksinasi di rumah sakit daerah yang jaraknya dua jam perjalanan.

Program ini merupakan bentuk perhatian Polri terhadap masalah yang sedang dialami bangsa. Polri ikut berkontribusi  dalam upaya pencegahan Covid-19. Sebelum program vaksinasi, kontribusi Polri adalah dengan menjaga ketertiban masyarakat dengan penerapan pembatasan kegiatan masyarakat, bagi-bagi masker, dan lainnya. Kegiatan ini saya rasakan dan saya temui di lingkungan saya.

AKBP Ade Mulyana, S.I.K, Kapolres Lebak meninjau vaksinasi massal Covid-19 di Kabupaten Lebak. Foto: Humas Polres Lebak

Ucapan dan Harapan untuk Polri

Selamat Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-75. Sebagaimana motto Polri Rastra Sewakottama yang artinya “Pelayan utama Bangsa”, semoga Polri benar-benar menjadi lembaga yang dapat mengayomi rakyat.

Secara lebih menyeluruh, tugas Polri seperti tercantum dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2002 mengatakan bahwa, tugas pokok Kepolisian Negara Republik Indonesia adalah:

  1. memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat;
  2. menegakkan hukum; dan
  3. memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

Sudah geram kita dengan berbagai tindakan yang meresahkan masyarakat mulai dari premanisme, narkoba yang merajela, geng motor, dan lainnya.

Dengan berbagai layanan digitalisasi Polri PRESISI, kini masyarakat dengan mudahnya melaporkan apa yang menjadi  keresahannya.

Melihat gagahnya sosok polisi dengan seragamnya, rakyat banyak berharap kepada polisi baik secara pribadi maupun secara institusi agar bisa menjadi pelindung masyarakat.

Dengan berbagai tugasnya, tentu tidak mudah bagi Polri mewujudkannya. Termasuk, program 100 hari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yang akan sulit terwujud tanpa kerja bersama.

Mari kita saling membantu dan bergotong royong menciptakan negara yang aman dan berkeadilan. Doa terbaik saya dan bangsa Indonesia untuk Polri. 

Referensi Tulisan

1. Instagram Divisi Humas Polri

2. https://id.wikipedia.org/wiki/Kepolisian_Negara_Republik_Indonesia

3. https://nasional.kompas.com/image/2019/12/28/10355741/polri-sebut-jumlah-kecelakaan-lalu-lintas-meningkat-pada-2019?

4. https://news.olx.co.id/article/10-jenis-pelanggaran-yang-bisa-kena-tilang-elektronik-secara-nasional  

5. https://www.tribunnews.com/nasional/2021/03/30/apa-itu-tilang-elektronik-bagaimana-cara-kerja-etle-sensor-kamera-tangkap-pelanggaran-lalu-lintas?

Strategi Sukses Jalankan Usaha Online di 2021

Strategi Sukses Jalankan Usaha Online di 2021

Strategi Sukses Jalankan Usaha Online di 2021

Kita sering mengeluhkan kesulitan. Padahal kesulitan sering membawa kemudahan. Pandemi akibat Covid-19 mengakibatkan banyak orang kehilangan pekerjaan. Meskipun saya tak sampai dirumahkan, usaha saya mengalami penurunan pendapatan. Tapi dibalik itu ternyata ada banyak pelajaran.

Pandemi Covid-19 banyak memberikan dampak. Saya seorang guru di sekolah swasta. Namanya sekolah swasta, keuangan sekolah bergantung dari pembayaran orangtua. Mayoritas orangtua siswa pun pekerja swasta seperti pedagang atau pengusaha. Nah, saat pandemi, usaha mereka juga lesu. Banyak orangtua yang tidak bisa membayar penuh uang sekolah. 

Jika sebelum pandemi pemasukan 85-100 persen, saat pandemi ini bisa 40-60 persen. Suatu hari, sekolah mengumumkan penyesuaian gaji (baca:  pengurangan gaji). Bahkan ada guru yang terpaksa di rumahkan. Otomatis pemasukan berkurang atau hilang. Padahal, kebutuhan keluarga tetap, bahkan naik. 

 

 Lalu saya putar otak. Mencari peluang usaha yang bisa dijalankan sambil tetap mengajar. Sampai kemudian ada tawaran usaha dari seorang teman.

“Mas, ini ada peluang usaha. Temen ngajak gabung,”

“Bisnis apa?”

“Produk kesehatan. Coba kita pelajari,”

Setelah mempelajari singkat tentang bisnis itu, kami merasa perlu ngobrol langsung. Ada empat hal yang aku tanya. Kehalalan produk, manfaat produk, sistem bisnisnya, dan margin keuntungannya. Bisnisnya adalah British Propolis (BP).

 

 

“Prinsipnya memperbaiki sel-sel tubuh sehingga banyak penyakit pun bisa disembuhkan, Pak. BP tersertifikasi BPOM RI dan Halal MUI sehingga halal dan aman dikonsumsi,”

“Lalu, gimana dengan sistem bisnisnya?”

“Sistem bisnisnya kemitraan. Nanti banyak pembinaan. Ada motivasi jadi pengusaha, hidup sehat, strategi marketing, pentingnya saling support pasangan bisnis, mindset sukses, meningkatkan skill media sosial, bahkan parenting.”

“Tokoh-tokoh dan artis banyak yang bergabung.”

Beberapa tokoh publik yang bergabung di bisnis BP

Benar saja, banyak tokoh publik yang bergabung di bisnis itu. Dan mereka bukanlah orang-orang yang pernah kena kasus atau jadi kontroversi. Ini semakin meyakinkan saya kalau bisnis ini bisa dipercaya. Malah, ada idola saya yaitu Indra Sjafri (pelatih timnas Garuda Muda), Ade Rai, Dude Herlino, Oki Setiana Dewi, Meyda Safira, Jamil Azzani, dan lainnya. Lha, bisnis bagus ini, pikir saya.

Kemudian saya bergabung dengan bisnis itu. Founder BP ini malah penulis favorit saya. Dia juga trainer nasional bahkan sudah ke 5 benua pula. Tahu siapa? Beliau Mas Ippho Santosa. Ya, beliau adalah penulis buku mega best seller 7 Keajaiban Rezeki, Rahasia Percepatan Rezeki, 13 Wasiat Terlarang, dan lainnya. Makin yakin saya untuk bergabung. Kenapa? Dijalankan oleh orang-orang yang terpercaya.

Manut Pada Mentor, Bisnis Lancar Tanpa Hambatan

 

“Tugas pertama ganti foto profil dengan foto yang lebih profesional, bagus, dan rapi. Bila perlu pakai jas buat bapak-bapak. Tambahkan nama bisnis di nama akun,” begitu kata mentor saya.

Wah, baru saja gabung, langsung menggebrak. Kami dibuatkan grup WhatsApp. Kami juga diwajibkan ikut pembinaan yang rutin. Sepekan 2-4 kali. Ada motivasi jadi pengusaha, hidup sehat, strategi marketing, keagamaan bisnis, mindset sukses, meningkatkan skill media sosial, bahkan parenting.

Poster Pembinaan Bersama The Founder BP

Harus manut sama mentor. Ikuti apa intruksinya. Kalau disuruh pasang status, pasang. Kalau suruh ikut pelatihan, ikut. Skill pun semakin bertambah. Awalnya dipaksa, terpaksa, biasa, biasa, dan luar biasa. Saya belajar IG Live, edit video dengan capcut, desain dengan Canva, WhatsApp marketing, public speaking, dan lainnya.

Mentornya terpercaya. Sudah malang melintang di dunia bisnis dan pengembangan sumber daya manusia. Rekam jejaknya sudah tidak diragukan lagi. Kalau ada mentor, berarti ada panduan.

Pilih Bisnis dengan Modal Awal Kecil

Untuk memulai usaha, pilihlah usaha yang modal awalnya kecil. Kenapa? Lha kalau modal awalnya besar, kapan bisa balik modal? Kapan bisa untung?

Nah, di bisnis BP ini, modal awal cuma Rp. 650.000. Dapat 3 botol. Bayangkan, memulai bisnis atau jadi pengusaha dengan modal segitu saja. Pertama kali jualan, laku dalam 5 hari. Lalu repeat order Rp 990.000, Rp 1.800.000, dan terus meningkat.

Saat disarankan agar menyetok, dengan pede kami menyetok barang lebih banyak dan lebih banyak lagi. Rasanya berbeda stok banyak dan sedikit. Lebih semangat jualan saat stok barang banyak. Trust me! Prinsipnya, kalau ada yang jual, pasti ada yang beli. The Power Of Nekad. Hehe..

Pernah ngalamin nggak kejual? Ya pernah sih. Tapi nggak lama. Dan nggak perlu khawatir kedaluarsa atau basi. Sebab produk ini tahan lama. Bisa bertahan hingga 3 tahun, lho.

Usahakan yang tidak butuh modal awal banyak. Kalaupun modal awal, usahakan jadi barang. Misalnya, punya modal Rp 20 juta. Kalau harus sewa toko atau operasional, modal segitu mungkin tidak cukup.

Tapi kalau langsung jadi barang, modal Rp. 20 juta sudah dapat barang banyak. Lalu juallah secara online.

Perbanyak Komunitas, Agar Pasar Semakin Meluas

Saya nggak selalu promosi juga sih. Tahu tempatnya. Kalau di komunitas blogger, ya saya nggak sekalipun posting jualan. Selain peraturannya begitu, saya juga harus ‘main cantik’.

Suatu ketika, ada teman yang baca nama akun WhatsApp saya.

“Distributor apa Pak Padil?”

“British Propolis, Bu,”

“Saya sudah dengar juga produknya. Ada stok, master?”

Dan tak disangka, beliau pesan 3 paket sekaligus. Alhamdulillah, tanpa promosi, lho ini. Hanya kenalann di sebuah komunitas, lalu melihat profil akun WhatsApp. Jadi ada manfaatnya mengelola akun media sosial dengan lebih profesional.

Nah, pembaca, menjalankan aktivitas usaha ini sangat mudah dan nyaman. Bisa dilakukan di rumah saja. Pas banget dengan kondisi saat ini yang sedang pandemi, kita kan dianjurkan mengurangi aktivitas di luar rumah. Usaha ini cocok bisa dibilang tidak dipengaruhi negatif oleh pandemi. Tapi dipengaruhi positif. Artinya, pandemi malah membuat usaha ini semakin meningkat dan melesat.

Di usaha inilah bisa dibilang, tetap bisa gajian, walau  sambil sarungan.

Margin Keuntungannya Besar, Jualan Harus Untung

Apa yang dicari saat jualan? Tentu untungnya kan? Nah, carilah bisnis yang marginnya besar. Biar kita cepat untung. Tapi, harus jujur dan sesuai aturan ya. Jangan pula demi untung besar, kita mengakali aturan.

Di bisnis saya ini, marginnya cukup besar. Dari 1 botol, harga jual Rp. 250.000, keuntungan Rp. 70.000. Ada beberapa paket. Semakin beli banyak, marginnya semakin besar.

Margin besar, selain cepat balik modal, cepat pula dapat untungnya.

Ukurannya yang kecil sangat mendukung dijual secara online. Ongkos kirimnya (ongkir) tidak besar, tidak takut basi di jalan pula. Pembeli tidak diberatkan dengan besarnya ongkir. Nah, jangan sampai ongkirnya lebih mahal dari harga barangnya. Bisa-bisa pembeli batal bertransaksi. Inilah bisnis kecil, untungnya besar.

Tetap berpenghasilan pun bukan hal yang sulit lagi. Kata orang Jawa, sing penting gelem obah (yang penting mau bergerak/berusaha). Terutama, online-kan usahamu karena banyaknya keunggulan dan kemudahan bisnis online saat ini. Lesatkan bisnis online dengan menggunakan senjata yaitu WIFI. Apa itu WIFI?

Bisnis online perlu ditunjang website. Kenapa? Agar usaha semakin (terlihat) serius dan profesional. Konsumen semakin percaya dengan bisnis yang sudah memiliki website. Usahakan website dengan domain komersil ya.

WhatsApp juga bisa digunakan untuk promosi usaha. Apalagi, pada umumnya, orang merupakan pengguna aplikasi ini. Tak ada salahnya gunakan WhatsApp untuk menghasilkan cuan.

Begitu juga dengan Facebook dan Instagram, selain untuk pertemanan, media sosial ini akan lebih produktif jika untuk digunakan untuk mempromosikan usaha. Banyakin posting, lama-lama bisa closing.

Jangan lupa untuk melakukan inovasi. Karena tanpa inovasi, semua bisa basi. Lakukan terobosan. Tanpa terobosan, orang akan bosan.  Saya banyak belajar dari usaha ini. Yang dulu tidak tahu apa-apa harus belajar banyak hal. Susah emang susah. Repot dan ribet. Tapi kan ini buat kemajuan usaha. Maka, harus dikerjakan juga.

Kita harus melek teknologi. Internet sangat membantu. Usaha dikerjakan secara online memiliki peluang yang besar.

Tertarik dengan usaha online? Mau merintis atau eksiskan usaha lewat online? Kiranya bisa bermitra dengan Exabytes. Exabytes telah berpengalaman selama 18 tahun, membantu 140.000 pelanggan di seluruh dunia (dari individu, UKM, pemerintah hingga perusahaan). Exabytes membantu kita dalam memperluas jangkauan online, digital marketing, solusi pembuatan website, solusi bisnis startups dan masih banyak lagi. 

Coba, apa kebutuhan buat usaha online kita? Yuk kita lihat berbagai layanan Exabytes berikut ini.

1. Toko Online

Jualan online bisa memangkas biaya. Termasuk biaya tokonya. Ya, biayanya toko online sangat murah, dibanding toko fisik. Malahan, toko online ini membuat pasar menjadi semakin luas. Nggak hanya di daerah kita saja tempat kita ekspansi memasarkan barang tetapi bisa dari daerah lain juga.

√ 30 tema terbaik

Fitur penjualan multi-saluran yang Responsif

Saluran pembayaran, logistik dan solusi pengiriman

√Rp869.000/bln

2. Website Profesional

 Di atas saya sebutkan bahwa usaha online bisa membuat pasar lebih luas. Salah satu senjata yang bisa kita gunakan adalah dengan membuat website. Tapi, nggak semua orang bisa membuat website. Coding meng-coding biasanya menjadi mental block.

Sudah pusing duluan sebelum membuat. Tapi jangan khawatir, Exabytes memfasilitasi Membuat Website untuk pribadi bahkan profesional. Desainnya bisa sesuai keinginan kita, siap dalam 3 hari kerja, dan ramah SEO.

Web Instan Starter

Situs web 1 halaman untuk menggambarkan bisnis Anda.
Mulai dari Rp 349.000/bln

Web Instan Plus

Cocok untuk galeri produk & bisnis Anda .
Mulai dari Rp 699.000/bln

Web Instan Pro

Kecepatan situs web 10x lebih
cepat.
Mulai dari Rp 939.000/bln

3.Web Hosting Indonesia

Exabytes Indonesia merupakan penyedia layanan web hosting Indonesia yang juga membantu para pelaku usaha (UMKM/UKM). Website dijaga 24 jam tanpa henti sehingga kita bisa fokus pada pengembangan bisnis di area yang lain.

Bahkan, kita juga bisa memanfaatkan kesempatan Beli Hosting Gratis Domain yang juga menjadi keunggulan Exabytes ini.  

Didukung teknologi Litespeed dan 100% SSD, WordPress Hosting Exabytes adalah solusi sempurna untuk kesuksesan bisnis Anda di dunia digital. Backup setiap hari, install aplikasi atau restore data 1x klik dan fitur lengkap lainnya.


  • Web Hosting Andal & Terpercaya
  • Garansi 100 hari Uang Kembali
  • Dapatkan cashback 30%
  • Premium support 24/7

Hosting Super Cepat by Exabytes

Server serba guna yang menampung aplikasi dengan cara yang jauh lebih efisien: biaya rendah, kinerja tinggi.

Up to 50% OFF Mulai dari Rp 50.000 /bulan

Host aplikasi Anda di lingkungan yang didedikasikan dengan server komputasi yang cepat dan kuat.

Mulai dari Rp 1.799.000/bulan

Website 10x lebih cepat dengan SSD, LiteSpeed Server & Brotli Compression

Mulai dari Rp 13.900/bulan

Berbagai pilihan kemudahan yang ditawarkan Exabytes membuat kita tak usah lagi ragu untuk menyerahkan urusan bisnis online pada Exabytes. Inilah beberapa keunggulan layanan Exabytes.

Dukungan Teknis 24 Jam x 7 Hari melalui telepon, tiket, chat langsung atau email 24 jam setiap harinya, dengan dukungan tim teknis terbaik.

100 Hari Jaminan Uang Kembali jika tidak puas, Anda bisa langsung meminta pengembalian dana. (Terdaftar di program garansi uang kembali)

Aktivasi Akun Otomatis. Layanan siap hanya dalam beberapa jam saja. Disarankan  menggunakan metode pembayaran otomatis.

Exabytes Aman dan Handal. Sangat menjamin situs bekerja seperti yang kita inginkan.

Jadikan Exabytes sebagai mitra usaha

Seperti halnya mentor yang bakal membuat usaha kita terarah karena pengalamannya, seperti itulah Exabytes layak dipercaya. Mengapa? Telah berpengalaman selama 15 tahun lebih melayani dengan kemitraan yang luas dan besar. Ini menjadi bukti bahwa Exabytes sangat bisa dipercaya sebagai mitra usaha.

Usaha berbasis online menjadi pilihan yang sangat rasional yang dapat menghemat berbagai pengeluaran. Sehingga, peluang untuk sukses pun terbuka lebar. Selamat menjadi pengusaha sukses dengan usaha online.

Tanya Veronika Asisten Virtual Telkomsel Mudahkan Berbagai Kebutuhan

Tanya Veronika Asisten Virtual Telkomsel Mudahkan Berbagai Kebutuhan

Manusia semakin menghendaki kenyamanan dalam berbagai aktivitasnya. Telkomsel sebagai  salah satu perusahaan operator telekomunikasi seluler di Indonesia selalu memberikan layanan yang memanjakan pelanggan.

Salah satu inovasi yang diberikan adalah Veronika, layanan Asisten Virtual Telkomsel.  Dulu Veronika lebih dikenal sebagai suara jawaban operator ketika panggilan masuk tidak terjawab.

Nah, ngomong ngomong tentang Telkomsel tentu masyarakat sudah tidak asing lagi dengan Telkomsel. Telkomsel merupakan layanan seluler yang paling banyak dipakai oleh masyarakat Indonesia karena menjangkau di seluruh daerah hingga pelosok.

Saya ingat ketika kuliah kerja nyata atau KKN dulu. Seperti biasa, penempatan lokasi KKN di pelosok-pelosok. Di sana jaringan Telkomsel masih gampang ditemui.

Veronika Asisten Virtual Telkomsel ini dipastikan memberikan demi kenyamanan pelanggan. Pertama kali Veronika diluncurkan pada 2017. 

Dengan menggunakan Veronika, dipastikan kita mendapat informasi yang lengkap tentang banyak hal. Berbagai kebutuhan pun dapat terlayani maksimal.

Saya sendiri menggunakan asisten virtual Veronikauntuk mencari informasi tentang kebutuhan seperti mengecek kuota internet, mengisi pulsa, mengecek kuota belajar, mencari informasi promo-promo dan informasi lainnya. 

Mengecek kuota belajar, ya, sebagai guru kuota ini yang sering menjadi penting dalam melakukan pembelajaran jarak jauh. Untungnya dengan paket kuota internet Telkomsel, pembelajaran daring dilakukan tanpa hambatan.

Veronika sebagai asisten virtual ini merupakan layanan digital berbasis chat yang menjawab berbagai pertanyaan pelanggan. Ringkasnya, Veronika ini merupakan layanan customer service dalam bentuk chat.

Lalu, bagaimana cara memanfaatkannya layanan veronika asisten virtual ini? Layanan ini bisa kita dapatkan dari 6 platform media sosial.

Berbagai Kemudahan Menggunakan Veronika

Sangat mudah menggunakan asisten virtual Veronika. Responnya pun cepat. Kita nggak bakal menunggu lama. Dengan sigap sang operator menjawab berbagai pertanyaan dari pelanggan.

Hebatnya lagi, layanan ini berlangsung selama 7 x 24 jam atau sepanjang hari. Tentu hal ini memudahkan pelanggan yang dapat mengaksesnya sesuai keluangan waktu pelanggan. Berbagai hal bisa kita tanyakan dengan kata kunci kuota, paket, bayar tagihan Kartu Halo, cek kartu aktif, dan lainnya.

Jangan lupa utamakan etika saat bertanya. Di sini kita harus mematuhi ketentuan layanan yang ditetapkan oleh Telkomsel. Mari bijaksana menggunakan berbagai layanan digital.

Mengakses Layanan Veronika di situs Telkomsel

Saya menggunakan situs www.telkomsel.com untuk menanyakan tentang kuota belajar. Di halaman muka muncul ikon Veronika. Lalu saya klik ikon tersebut. Dengan segera, Veronika mengajukan pertanyaan,

 

“Halo, aku Veronika, asisten virtual kamu. Kalau ada pertanyaan tentang Telkomsel, Veronika bisa bantu.”

Mengakses Layanan Veronika Lewat MyTelkomsel

Caranya mudah. Hanya memerlukan beberapa langkah

1. Download aplikasi MyTelkomsel di Playstore

2. Masukkan nomor Telkomsel Anda

3. Pilih login

4. Telkomsel mengirimkan link  verifikasi ke pesan masuk (klik aja..)

4. Selesai. Anda dapat bertanya ke Veronika, berbagai layanan yang ingin Anda dapatkan.

 

 

Mengakses Layanan Veronika Lewat Line

Cukup mudah mengakses veronika lewat Line. Hanya hitungan beberapa menit saja pelanggan bisa langsung bertanya berbagai informasi kepada veronika.

1. Cari ID Line @Telkomsel

2. Setelah muncul ikon Veronika, konfirmasi nomor Telkomsel kita

3. Masukkan kode melalui SMS (jangan sampai lewat 3 menit ya…)

4. Selesai…

Gampang bukan? Lantas kita bisa menikmati berbagai layanan informasi dari veronika.

Lewat Facebook Messenger, Veronika Menjawab dengan Cepat

Untuk menggunakan layanan Veronika lewat Facebook Messenger, langkah-langkahnya sebagai berikut.

1. Log in ke akun Facebook

2. Cari akun Telkomsel

3. Like akun Telkomsel

4. Kirim pesan, dan Veronika akan menanggapi

5. Tanyakan hal yang ingin Anda tanyakan.

 

Lewat Telegram, Tanya Veronika Pun Gampang

 

Untuk mengakses Tanya Veronika lewat Telegram, berikut ini langkah-langkahnya.

1. Buka aplikasi telegram. Cari akun @Telkomsel_official_bot

2. Klik start

3. Veroika meminta nomor Telkomsel, masukkan nomor Telkomsel Anda.

4. Veronika mengirim kode melalui SMS ke nomor Anda, berlaku 3 menit. Ketik kode tersebut.

5. Selesai verifikasinya….

Anda juga dapat menanyakan penawaran-penawaran lainnya  seperti belanja, makanan, undian, hiburan, film, musik, jalan-jalan, dan lainnya.

 

Setia dengan Telkomsel

Telkomsel menjadi pilihan keluarga kami. Sejak bernomor sebelas digit dulu hingga kini tetap setia. Tak bisa pindah ke lain hati. Keluarga yang juga pelanggan Telkomsel membuat kami makin nyaman dan hemat berkomunikasi serta beraktivitas dengan Telkomsel.

Maka, dengan layanan Tanya Veronika Asisten Virtual ini semakin memudahkan berbagai keperluan kami. Berbagai pertanyaan direspon dengan cepat dan akurat. Terima kasih, Telkomsel.