Pilih Laman

Rekomendasi Laptop untuk Guru, Pekerja, dan Profesi Apapun.

ASUS VivoBook 14 A416

ASUS menjadi separuh hidup saya sebagai guru. Dan ASUS ini saya dapat dengan penuh perjuangan. ASUS ini adalah ‘hadiah’ dari Mendikbud Prof. Muhadjir Effendy pada tahun 2018. Laptop ‘dikasih’ Pak Menteri. Kok bisa?

ASUS X441U telah menjadi separuh hidup saya sebagai guru. Hari-hari saya menjalani sebagai profesi guru banyak ditopang dengannya. Laptop ASUS ini saya dapat dengan penuh perjuangan.

Aku seorang guru SMA. Selain mengajar, saya menyukai literasi. Membaca dan menulis menjadi hobi yang saya lakoni hingga kini.

Suatu hari, saya mengirim tulisan ke koran. Artikel berjudul “Bahagia Saat Sekolah’ itu diterima redaksi sebuah koran. Tulisan saya dimuat. Wah, seneng banget rasanya saat itu.

Saya mengirimkan foto pemuatannya ke grup guru. Bukan untuk pamer, tapi hanya ingin berbagi kebahagiaan dengan guru-guru lain. Lalu ucapan selamat dan sambutan baik berdatangan.

“Wah, keren Pak Padil.”

“Hebat, Pak Padil, “

“Guru lain harus bisa juga, nih,” ketua yayasan menimpali.

Ibarat aliran air yang dibendung, kalau sudah jebol maka akan terus mengalir dengan mudahnya. Begitu pun yang saya alami. Semakin banyak ide yang muncul. Lalu tulisan-tulisan berikutnya muncul. Hampir setiap dua pekan tulisan saya dimuat di koran.

Suatu hari ada lomba guru menulis yang diadakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Lomba ini sifatnya jurnalistik. Jadi tulisan harus dimuat di media. Saya ikut lomba itu. Mengirimkan satu karya berjudul “Ketika Siswa Mendengar”. Tulisan saya meraih juara 2.

Para pemenang diundang ke gedung kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nasional di Jakarta pada Mei 2018. Selain bertemu Pak Menteri, para pemenang diganjar sejumlah hadiah. Nominalnya cukup besar. Sebagiannya saya belikan laptop ASUS X441U. Sebagiannya lagi untuk mendaftar kuliah magister.

Kenapa Pilihan Saya Langsung ke ASUS X441U?

Alasannya karena saya sudah pakai ASUS X441U duluan. Di sekolah saya, para wakil kepala sekolah mendapatkan inventaris laptop. Ada empat wakil kepala sekolah. Semuanya difasilitasi ASUS X441U. Termasuk saya. Saat itu saya sebagai wakil kepala sekolah bidang kesiswaan.

Jadi, saya meraih juara 2 lomba Kemdikbud itu menulis dengan ASUS (inventaris sekolah).

Makanya sewaktu dapat hadiah dari Kemdikbud tanpa ragu saya belikan ASUS X441U. Sebab sudah terbukti memuaskan performanya.

Berbagai fiturnya cukup mumpuni dalam menunjang tugas dan pekerjaan saya sebagai guru – sekaligus penulis bahkan desain grafis.

Sederet Manfaat Menulis

Sudah bertahun-tahun saya rutin menulis. Bisa dibilang hobi, lah. Kemudian, ternyata hobi ini bisa mendatangkan pemasukan, lho.

Kalau dimuat, tulisan dapat honor yang lumayan,eh tapi mungkin relatif juga sih.

Paling besar sih honor menulis Rp. 400.000 di koran nasional. Ada juga yang Rp. 300.000, Rp. 250.000, bahkan Rp. 25.000. segitu juga udah lumayan. Bisa buat beli kopi temen nulis atau begadang. Juga mengganti kuota internet. Hehe..

“Jangan mau jadi guru biasa. Jangan hanya menjadi seorang pengajar saja. Dalami keterampilan lain,” kata kepala sekolah saya di sebuah rapat.

Benar juga. Guru baiknya punya skill lain seperti literasi, fotografi, desain grafis, dan lainnya. Secara nggak langsung saya sudah jadi guru penulis.

Apakah menjadi guru penulis itu susah? Menulis merupakan keterampilan. Akan terasah dan mahir dengan terus latihan. Supaya mahir menulis kuncinya 3 M yaitu menulis, menulis, dan menulis. Hehe…

Intinya adalah kalau kita mau belajar pasti bisa. Banyak juga lho seorang guru yang juga menjadi seorang penulis. Bahkan karyanya menjadi best seller.

Rasanya kok kok mubazir amat kalau hanya mengajar saja. Hehe..

Kumpulan tulisan bisa dibuat buku juga. Kumpulan tulisan saya di koran lalu saya buat menjadi sebuah buku. Judulnya Guru untuk Indonesia. Punya buku solo adalah impian saya sejak lama. Bukan diterbitkan di penerbit mayor. Saya terbitkan di penerbit indie. Saya tetap bersyukur banget.

 

Menulis buku, apalagi solo, gampang-gampang susah, lho. Semacam sebuah pencapaian yang kudu disyukuri banget.

Saya menulis banyak hal mulai dari opini, resensi, cerpen, dan puisi. 1 karya saya dimuat di koran nasional. 4 resensi buku dimuat di koran ibu kota. Puluhan opini saya dimuat di koran lokal.

Saya mendapat honor dari tulisan itu. Honornya bisa menutupi biaya transportasi dan jajan saya serta anak. Itu juga yang membuat saya rajin menulis di tengah-tengah kesibukan profesi saya sebagai guru.

Satu senjata banyak gunanya. Setelah memiliki laptop ASUS, produktivitas saya makin meningkat. Pekerjaan apa saja yang saya lakukan dengan laptop ASUS di tangan?

1. Makin Pede Menjadi Blogger, Dengan ASUS Sebagai Senjatanya

 

Percayalah, tulisan kita itu nggak ada mubazirnya. Begini, misalnya nggak dimuat di koran, posting aja tulisan itu di blog. Jadi menulis itu tidak ada ruginya. Kalau koran orang lain sebagai redaksinya, kalau blog itu yang jadi redaksinya kita sendiri, pasti dimuat dong. Hehe..

 

Saya makin semangat menulis blog saat laptop ASUS di tangan. Kadang untuk membuat satu tulisan butuh berjam-jam hingga berhari-hari lamanya. Walaupun, kadang ada juga yang selesai dalam hitungan jam. Untungnya, laptop ASUS sangat membantu sekali. Nyaris tidak ada keluhan atau rewel sedikit pun. Pekerjaan menjadi blogger pun lancar jaya. Mulus tanpa hambatan.

Padahal, mengisi blog bukan hanya dengan tulisan aja lho. Perlu juga melengkapi dengan gambar dan desain grafis agar postingan semakin ciamik dan apik. Untungnya laptop ASUS bisa diajak kompromi. Ngeblog pun menjadi semakin serius. Bahkan nggak cuma satu blog lho. Ada 3 blog saya kelola. Salah satunya ya blog ini.

 

2. Dengan ASUS Semakin Mudah Mengelola Website Sekolah

 

“Sekolah kita banyak kegiatan. Tapi kurang pemberitaan,” keluh Pak kepala sekolah di suatu hari.

“Bener sih Pak. Tapi kalau mau dimuat di koran cukup mahal juga,” jawab saya waktu itu.

Saya pernah ngobrol dengan redaktur di koran. Bisa saja kegiatan sekolah dimuat di koran. Tidak bayar. Tapi ‘hanya’ harus beli 100 eksemplar. Kalau harga koran Rp. 4000 per eksemplar artinya sekolah harus mengeluarkan Rp. 400.000 per satu kali tayang.

“Gimana kalau bikin website aja, Pak?”

“Boleh juga. Saya minta tolong Pak Padil ya yang membuat dan mengelolanya?”

Laptop ASUS siap sedia untuk bekerja kapan saja. Tiga hari kemudian website sekolah sudah jadi. Bikin website mah tidak susah. Yang cukup lama itu mengumpulkan bahan seperti profil sekolah, kegiatan-kegiatan sekolah, organisasi yang ada di sekolah, struktur sekolah, dan lainnya.

ASUS membantu saya membuat sebuah sejarah. Sekolah kami masih baru. Sejak berdiri di tahun 2013 lalu, baru punya website di tahun 2018. Ini berkat ASUS juga. Ah, layak berterima kasih nih sama ASUS.

Dan selanjutnya, nggak cuma membuat website sekolah, saya juga mengelolanya. Jadi kalau ada kegiatan sekolah, saya hadir di acara itu sebagai wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, sekaligus jadi reporter yang nanti membuat beritanya.

3. Kewajiban Administrasi Semakin Lancar Jaya

Tentang administrasi sekolah merupakan salah satu yang dipikirkan banget sama guru. Pengen tahu seberapa beratnya menyiapkan perangkat pembelajaran ini? Begini, saya mengajar fisika SMA. Untuk satu perangkat pembelajaran terdiri dari RPP 184 halaman, silabus 6 halaman, analisis alokasi waktu 2 halaman, promes 2 halaman, dan prota 2 halaman. Totalnya 196 halaman. Itu baru  1 kelas. Ada 3 kelas, jadi keseluruhan 588 lembar.

Kalau sedang musim bikin RPP, guru biasanya sampe begadang atau bikin berhari-hari. Laptop bisa nggak mati-mati. Cuma di-sleep atau stand by aja. (Sekarang emang sih sudah agak ringan, RPP hanya 1 lembar setiap pertemuan. Jadi lumayan meringankan.)

4. Di Sekolah Guru, ASUS Memudahkan Dalam Berbagi Ilmu

Di sekolah saya ada program sekolah guru. Mungkin bentuk kegiatannya mirip di sekolah-sekolah lain. Tapi sengaja dinamakan sekolah guru supaya kebentuk paradigma bahwa guru itu tak henti terus belajar.

Emang sih, kalau sudah jadi guru bukan berarti lantas berhenti belajar. “Guru yang berhenti belajar, berhenti saja mengajar” pesan kepala yayasan tempat sekolah saya.

Trus, apa aja kegiatannya? Di antaranya bedah buku, seminar, workhsop desain grafis, pelatihan menulis, training fotografi, outbond training, dan lainnya.

Dan hebatnya pematerinya bisa dari guru sendiri. Nggak harus mendatangkan pemateri dari luar atau dari pimpinan yayasan atau sekolah. Ya, pematerinya bahkan dari guru sendiri.

Saya pernah menjadi pemateri. Waktu itu kegiatannya bedah buku Muhammad Super Teacher. Di sekolah, saya telah dibranding sebagai guru literasi. So, begitu ada acara bedah buku, segera saja saya ditunjuk.

 

Apa saja yang disiapkan? Tentu saja review isi buku. Sebagian saja. Nggak usah semuanya disampaikan. Tapi garis besarnya saja. Isi buku diringkas, ditampilkan dalam bentuk presentasi power point. Jadi pakai slide-slide begitu. Supaya lebih seru saya tambahkan video. Untungnya, ASUS selalu siap sedia. Selalu membantu di saat ada perlu. Acara pun berjalan lancar.

Saat tampil sebagai pemateri saya terpaksa mengajak anak. Karena pada saat itu isteri ada jadwal mengajar di kampus. Oh iya, kegiatan ini sebelum pandemi, lho. Jadi masih bisa ngumpul di sekolah.

Berbagi ilmu dalam acara bedah buku

Pertimbangan-pertimbangan

Dalam Memilih Laptop

“Bu, kalau mau beli laptop, pilih yang gimana, Bu?” tanya saya ke seorang teman guru saat rapat pembagian raport.

Meskipun sedang pandemi, mau nggak mau rapat harus tatap muka. Sebab biasanya banyak diskusi tentang nilai siswa.

Ah, kalau guru pasti paham kayak gini. Hehe..

“Yang ringan, Pak. Biar nggak keberatan kalau bawa ke mana-mana.”

“Emang biasanya ke mana aja, Bu?”

“Lha kita kan sering rapat MGMP, bawa ke sekolah, balik lagi ke rumah, kan lumayan Pak kalau berat. Ibu-ibu mah pengen yang ringan.”

Apa diskusi di atas mewakili suara ibu-ibu atau kaum hawa? Sepertinya iya. Bener apa betul?

 

Tapi beda lho kalau tanya ke siswa. Pernah saya melakukan survey kecil-kecilan. Kalau beli laptop, spek-nya yang seperti apa? Mereka bilang kalau beli laptop pengennya yang bisa dipacu kenceng. Buat apa? Maen game, editing video, desain grafis, dan lainnya.

Beda generasi, beda pilihan. Hm, wajar ya. Pilihan mereka tentunya didasarkan pada karakter yang menghendaki laptop sesuai dengan karakter mereka.

Dan tenang saja, dua pertimbangan di atas dipenuhi oleh salah satu produk terbaru dari ASUS. Penasaran produknya apa?

Yap, ini dia. ASUS VivoBook 14 A416. Sebuah  laptop yang  memberikan pengalaman yang memuaskan dalam menggunakannya. Kesan ini sangat kentara dengan jargonnya : Easy portability. Effortless productivity.

Dan, nggak cuma 2 pertimbangan di atas yang bakal dipenuhi oleh ASUS VivoBook 14 A416, lho. Yang benar? Tentu saja!

1. Simpel dan Ringkas, Mudah Dibawa Ke Mana Aja

ASUS VivoBook 14 A416 memang laptop modern yang cocok untuk mobilitas tinggi. Sekarang ini kan banyak yang kerjanya sambil ke mana-mana sambil di mana-mana. Bisa pindah-pindah tempat bahkan ke tempat yang nggak terduga. Terutama pas sebelum pandemi ya.

Seperti saya, rapat nggak melulu di sekolah, lho. Ini saya alami  di awal tahun ajaran. Biasanya sekolah menyusun RKAS (Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah). Hebatnya, rapat RKAS ini dilakukan pas liburan kenaikan kelas. Jadi, siswa mah udah liburan, guru belum. Supaya fokus dan lebih nyaman rapat biasanya diadakan di rumah makan atau kafe yang menyediakan ruang rapat. Ssst, sekalian perbaikan gizi. Hehe…

Nah, selain laptop, guru bawa juga benda-benda lain. Kebayang kan beratnya bawa barang bawaan guru?

Tapi tenang. ASUS mengerti betul kebutuhan ini. ASUS VivoBook 14 A416 hadir dengan bodi yang ringkas dan ringan. Tau nggak, bobotnya hanya 1,6 kg. Bayangkan saja, ketebalannya hanya 19,9 mm atau 1,99 cm! Wow. Tipis banget ya.

Makanya ASUS VivoBook 14 A416 ini bakal mudah dibawa bepergian ke mana aja. Nggak bakal nambah berat barang bawaan. ASUS pun menyediakan charger yang sangat ringkas dan mudah dimasukkan ke berbagai kompartemen atau ruang-ruang terpisah di dalam tas. Tas kita nggak bakal berantakan. Keren atau keren banget nih?

Bulan lalu saya mengambil honor di kantor redaksi. Perjalanan sekitar 2 jam pakai kereta. Lumayan jauh ya. Makanya saya ngambil honor kalau sudah bayak. Dirapel. Perjalanan 2 jam rasanya kok mubazir banget kalau nggak dipakai nulis. Akhirnya saya keluarkan laptop, dan mulai menulis. Cuek saja dengan orang-orang yang melihatnya.

 Enaknya kalau bisa kerja di mana saja dan kondisi apa saja. Apalagi jika ditunjang ASUS VivoBook 14 A416 yang ringan dan ringkas kita nggak akan mikir-mikir bawa laptop ke mana saja karena ringan dan ringkas itu tadi.

Salah satu rahasia mengapa VivoBook 14 (A416) dapat memiliki bodi yang lebih ringkas dibandingkan dengan laptop 14 inci pada umumnya adalah berkat teknologi NanoEdge Display. Teknologi eksklusif dari ASUS tersebut memungkinkan bezel layar pada VivoBook 14 (A416) dapat tampil sangat tipis, sehingga laptop ini dapat memiliki screen-to-body ratio hingga 82%.

2. Layar Luas dan

Anti Silau, Mengerjakan Tugas dengan Jelas,

Menonton Film Pun Puas

Sebelum pandemi, saya punya program nonton bareng bersama anak-anak di komplek. Terutama anak-anak tetangga kanan kiri. Setiap malam Sabtu anak saya ngajak teman-temannya untuk nobar di rumah. Nggak banyak sih, kadang belasan anak, kadang hanya 5 anak saja. 

Apa yang mereka tonton? Mereka nonton film animasi, kartun, dan film pendidikan. Bisa dari laman Youtube atau film yang ada di laptop. Anak-anak seneng. Seru karena nobar. Daripada mereka main hape aja, masih mendingan nonton laptop karena bisa kita pilih tontonannya. Anak-anak menonton pakai laptop ASUS. 

Nggak cuma anak-anak yang butuh hiburan. Orang dewasa pun butuh hiburan. Keluarga saya biasanya nobar juga akhir pekan. Nggak lama-lama dan nggak sering sih. Biasanya sebulan sekali. Kami jarang sekali menonton di bioskop. Laptop ASUS itulah andalan kami. 

Menatap layar ASUS yang lebarnya 14 inci saja sudah merupakan kenikmatan yang haqiqi. Layarnya lebar. Pun, soal suara, ASUS menghasilkan suara nan cetar dan menggelegar.

Berbicara soal layar, ASUS VivoBook 14 (A416) juga telah dibekali dengan layar berukuran 14 inci dengan resolusi hingga Full HD. So, buat pecinta film, kita bisa mendapatkan pengalaman berkesan dengan ASUS VivoBook 14 A416 ini.

Buat guru gimana? Ah, lebih cocok lagi. Ya, di masa belajar dari rumah (BDR) akibat pandemi Covid-19 ini guru sering mengajar daring. Biasanya guru melakukan meeting online baik itu menggunakan Zoom, Google Meet, Cisco Webex, dan lainnya. Supaya bisa memantau banyak peserta, memang pas banget kalau pakai laptop layar lebar. Dengan layar lebarnya ASUS VivoBook 14 A416 14 inci tadi meeting online pastinya lebih kerasa lebih berasa.

Siapa di sini yang betah banget ngadep laptop? Kalau gitu kita sama. Saya bisa berlama-lama di depan laptop saat membuat konten tulisan di blog. Tau sendiri lah. Bikin tulisan itu kadang cepet kadang lama. Ide bisa muncul dengan cepat atau lambat datangnya.

Kadang satu tulisan bisa dua jam, tiga jam, atau bahkan lebih. Eh ternyata bukan cuma nulis aja yang membuat lama di depan laptop.

Termasuk saat webinar-webinar di masa pandemi begini yang biasanya berlangsung berjam-jam lamanya. Sampai berhari-hari.

Seperti kegiatan PembaTIK (Pembelajaran berbasis TIK) yang merupakan program Peningkatan Kompetensi TIK guru pada 2020 kemarin. Guru kan banyak ikut tuh. Kegiatannya berlangsung lama. Ada level 1 – level 3.

Setiap levelnya bisa 4 – 6 hari. Ditambah ujian kenaikan level. Belum lagi ada persiapan-persiapan setiap levelnya.

Tapi nggak usah kuatir karena ASUS VivoBook 14 A416 sangat cocok digunakan untuk bekerja bahkan dalam waktu yang lama.  

Layarnya sudah dilapisi dengan lapisan anti-silau (anti-glare) serta memiliki sudut pandang hingga 178 derajat. Mata nggak cepat perih atau wajah panas dan hati berdebar-debar akibat lama menatap mantan laptop.

Dengan teknologi ini nggak perlu lagi khawatir pekerjaan terbengkalai atau ditunda-tunda akibat nggak betah berlama-lama menatap laptop. Sangat mendukung kalau sedang mengikuti webinar, meeting online, atau kejar deadline pekerjaan bahkan buat lomba. 

Kerja dalam durasi lama pun nggak masalah karena teknologi ini membuat mata kita tidak mudah lelah. Pencahayaannya pas sehingga kita semakin fokus dengan pekerjaan.

3. Dengan Fingerprint Sensor.

Semakin mudah Log in, Keamanan Pun Terjamin

ASUS VivoBook 14 A416 ini punya keamanan tinggi dan berlapis, lho. Teknologi keamanan biometrik fingerprint sensor adalah fitur login menggunakan sidik jari. Sidik jari setiap orang kan beda-beda. Jadi hanya satu user atau pengguna saja yang bisa menggunakannya.
Wow. Kita bahkan nggak perlu repot mengetikan password. Cukup tempelkkan jari saja. Cukup satu sentuhan saja laptop pun menyala. Semakin simpel dan cepat. Enak atau enak banget?

Maka dipastikan kalau keamanan ASUS VivoBook 14 A416 makin terjamin dan yakin. Fitur ini – fingerprint sensor- biasanya ada di laptop kelas premium. Jadi emang ASUS VivoBook 14 A416 ini laptop kelas premium ya. 

Nggak cuma itu saja dengan fitur ini memungkinkan pengguna ASUS VivoBook 14 A416 bisa masuk ke dalam sistem Windows 10 Home melalui Windows Hello. 

 

4. Performa Kencang, Dengan Prosesor Generasi Terkini

Pernah punya laptop yang lelet dan sering macet? Sedang sayang-sayangnya butuh cepet eh malah kerjanya merayap pelan. Bahkan ngidupin aja lamaa pakai banget. Bisa ditinggal masak air buat nyeduh kopi, dulu. Hehe…

Kalau kayak gitu, kapan pekerjaan mau selesai? Sementara, dunia kita makin serba cepat. Nggak bisa tuh lelet-lelet. Bisa bikin kepala puyeng.

Tapi tenang. ASUS VivoBook 14 (A416) ditenagai oleh prosesor intel i5 generasi 10. Eh, tau nggak, laptop saya itu ditenagai prosesor intel i3, lho. Tapi performanya udah kenceng. Mumpuni buat seabrek aktivitas saya sebagai guru, blogger, desain grafis, dan editing video.

Nah, kebayang kan segimana kencengnya ASUS VivoBook 14 (A416)? Pastilah wush..wush.. Kalau ngidupin ASUS VivoBook 14 (A416) ini nggak bakalan sempet buka bungkusan kopi sachet deh saking kencengnya.

Dengan prosesor Intel core i5 generasi 10 dengan konfigurasi 4 core dan 8 thread serta boost clock hingga 3,6 GHz. Dengan serangkaian fitur dan teknologi terkini yang dimiliki ASUS VivoBook 14 (A416) pastinya

membuat berbagai kegiatan mulai dari bekerja, berselancar di internet, nonton film, editing video, dan lainnya makin lancar jaya.

5. Keyboard Backlit yang mendukung Bekerja

dalam Berbagai Keadaan

Pekerjaan bisa datang mendadak, nggak pandang keadaan. Mau santai atau terdesak, kita harus siap dihadapkan pada pekerjaan.

Dalam berbagai keperluan, pasti membutuhkan dukungan laptop yang nyaman dalam pengetikan.  ASUS VivoBook 14 A416 dibekali dengan keyboard full-size yang telah dilengkapi dengan fitur backlit, sehingga bisa tetap terus mengetik meskipun dalam kondisi gelap. 

Keyboard VivoBook 14 A416 juga didesain secara ergonomis dan lebih kokoh. Setiap tombol keyboard-nya memiliki key travel sejauh 1,4mm yang sangat ideal untuk mengetik.  Jemari nggak perlu jauh-jauh ke mana jangkauannya. Ngetik pun jadi nyaman dan santai.

Sering kali kita kerja dalam kondisi minim cahaya bahkan dalam kondisi gelap. Kan repot kalau ngetik nggak kelihatan tombol-tombol keyboard hurufnya. Tapi hal ini bisa diatasi dengan fitur keren keyboard VivoBook 14 A416.  

Sering ya, asyik kerja sampai suasana gelap. Mau pindah ke tempat yang lebih terang kok rasanya mager (malas gerak) atau ngerasa tanggung. Eh tanggungnya lama. Hehe… Tapi nggak masalah, dengan fitur backlit ini, kerjaan bisa lanjut terus.

6. Doble Penyimpanan yang Ekstra Besar

Salah satu pertimbangan memilih laptop adalah ruang penyimpanan yang besar. Apalagi laptop untuk keperluan sekolah. Sebab berbagai kegiatan harus terdokumentasikan dan disimpan. Dokumentasi itu sering dibutuhkan untuk laporan sekolah termasuk akreditasi. Itu untuk keperluan sekolah. Untuk keperluan lain sama saja, kan? Pengennya punya laptop berkapasitas penyimpanan yang besar? 

Nah, agar dapat memenuhi kebutuhan semua kalangan, VivoBook 14 A416 hadir dengan konfigurasi hardware yang beragam, termasuk pada jenis media penyimpanan data serta memori. 

ASUS VivoBook 14 A416 menggunakan memori DDR4 yang merupakan standar laptop modern dengan kapasitas yang dapat di-upgrade hingga 12GB.

Sementara untuk penyimpanannya, laptop ini mengandalkan dua jenis penyimpanan yaitu 2.5” SATA dan M.2 PCIe. ASUS VivoBook 14 A416 memiliki varian 256 GB, 512 GB, dan 1 TB (SSD). Untuk HDD, ASUS ASUS VivoBook 14 A416 tersedia dalam 1 TB.

Dan pilihan SSD saat ini merupakan kebutuhan banyak orang yang menghendaki pekerjaan menjadi semakin cepat dan performa laptop yang melesat. Kerja nggak perlu nunggu laptop muter-muter mulu. Yakin deh, nggak sempet buat nyeduh kopi dulu.

ASUS VivoBook 14 A416 memiliki desain ruang penyimpanan yang dapat memberi Anda keunggulan kinerja data supercepat dan kapasitas penyimpanan yang besar. Instal aplikasi di SSD untuk respons dan waktu load yang lebih cepat, dan gunakan HDD untuk menyimpan file besar seperti film, koleksi musik, dan album foto.

7. Support Banget buat Bekerja atau Belajar dari Rumah

Jika Anda guru, kerasa banget bermanfaat dua keunggulan ini.

ASUS telah membekali VivoBook 14 A416 dengan satu kamera yang tajam dan cerah sehingga tampilan kita jelas di berbagai ruang aplikasi video conference untuk meeting online.

Ya, hingga saat ini kita masih harus beraktivitas di rumah. Pandemi akibat Covid-19 mengharuskan kita melakukan banyak aktivitas di rumah.

Saya seorang guru SMA hingga saat ini pun masih mengajar dari rumah. Full 5 hari dalam satu pekan. Keperluan untuk mengajar dari rumah pun bisa dipenuhi dengan ASUS VivoBook 14 A416 yang memiliki kamera mumpuni untuk mengajar dari rumah.

Eits, nggak cuma mengajar dari rumah aja, kan? Guru pasti ngerasain selama pandemi ini banyak webinar, workshop, atau rapat online. Bahkan nggak cuma sekali dua kali.

Seperti kegiatan PembaTIK (Pembelajaran berbasis TIK) yang merupakan program Peningkatan Kompetensi TIK guru pada 2020 kemarin. Guru kan banyak ikut tuh. Kegiatannya berlangsung lama. Ada level 1 – level 3. Setiap levelnya bisa 4 – 6 hari. Ditambah ujian kenaikan level. Belum lagi ada persiapanM-persiapan setiap levelnya. Nah, kebayang kan enaknya PembaTIK itu diikuti dengan ASUS VivoBook 14 A416.

8. Dilengkapi dengan Microsoft Office Pre-Installed

Kerja apa yang paling sering dilakukan guru? Ngetik. Ya, mungkin ngetiklah pekerjaan yang paling sering dilakukan guru. Bahkan yang paling merepotkan.  

Software apa yang paling sering dibutuhkan untuk kegiatan mengetik? Apakah sepakat kalau Microsoft Office? Ya, Microsoft Office merupakan aplikasi office terbaik di dunia. Microsoft Office paling diandalkan sebagai aplikasi standar dalam pengolahan data dan dokumen oleh siapapun dalam pekerjaannya. 

Termasuk digunakan kantor sebagian besar institusi di dunia. ASUS VivoBook 14 A416 dilengkapi dengan Microsoft Office Home & Student 2019. Hebatnya lagi, Microsoft Office Home & Student 2019 tersedia secara gratis. Nggak ada biaya tambahan. Seneng apa seneng banget?

Microsoft Office Home & Student 2019 ini juga dapat terus di-update, terbebas dari berbagai ancaman celah kemanan dan malware.

9. Konektivitas Cepat, Terhubung dengan Mudah

Sering banget ya kita menggunakan laptop yang dihubungkan dengan komponen eksternal lainnya. Apalagi buat guru nih ya sering mengajar pakai LCD, Interactive White Board (IWB), speaker eksternal, flashdisk, atau lainnya.

Nggak perlu kuatir. Walaupun VivoBook 14 A416 ini memiliki desain ringkas, tapi menyediakan banyak pilihan port, lho. Cocok banget untuk siapa pun yang punya berbagai kegiatan.

 

VivoBook 14 (A416) dirancang sebagai laptop modern dan mengedepankan mobilitas. Untuk itulah VivoBook 14 (A416) dibekali dengan serangkaian fitur konektivitas mulai dari port USB Type-C, USB Type-A, HDMI, serta combo audio jack untuk memenuhi kebutuhan konektivitas sehari-hari.

Berikut jenis konektivitasnya dalam gambar.

Sementara di sisi konektivitas nirkabel, VivoBook 14 (A416) dibekali dengan WiFi 5 (802.11ac) untuk terhubung dengan jaringan internet, serta Bluetooth 4.1 sehingga penggunanya dapat menghubungkan berbagai aksesori nirkabel.

10. Konstruksi Tangguh, Performa Grafis Mengesankan

ASUS VivoBook 14 (A416) juga tidak hanya dilengkapi dengan berbagai fitur, tetapi juga memiliki konstruksi yang tangguh. Berbagai bagian pada laptop ini, seperti pada chasis utama dan rangka layar, terbuat dari bahan logam untuk memperkuat keseluruhan konstruksi bodinya. ASUS juga menghadirkan perlindungan ekstra untuk HDD di VivoBook 14 (A416) bernama E-A-R HDD Protection. Perlindungan tersebut dapat menyerap getaran yang dihasilkan saat perangkat terguncang dan menyelamatkan HDD yang ada di dalamnya.

Reinforced chassis

 

Reinforced lid

11. MyASUS, Mengontrol Laptop dari Smartphone

Nah, ini satu lagi kelebihan ASUS VivoBook 14 A416. Jadi dengan aplikasi MyASUS, aplikasi bawaan yang bisa menjadi pusat kontrol ASUS VivoBook 14 A416.  

Melalui MyASUS, sang pemilik ASUS VivoBook 14 A416 bisa memantau status laptopnya, melakukan troubleshooting. 

MyASUS juga menyediakan fasilitas agar penggunanya dapat memindai sistem laptop, menemukan masalah, dan memperbaikinya secara otomatis. Keren atau keren banget nih?

 Selain itu, MyASUS juga dapat memperlihatkan status garansi perangkat serta fasilitas untuk menghubungi layanan konsumen ASUS.

Yang paling menarik dari MyASUS adalah fitur bernama Link to MyASUS. Dengan fitur tersebut, pengguna VivoBook 14 A416 dapat menghubungkan smartphone-nya dengan laptop. Kita bisa menampilkan pesan dan notifikasi dari smartphone ke laptop, melakukan panggilan telepon langsung dari laptop, dan membuat smartphone menjadi layar kedua untuk laptop. Link to MyASUS bahkan menyediakan fasilitas untuk berbagi file secara instan antara laptop dengan smartphone.

Spesifikasi ASUS VivoBook 14 A416

Saatnya Memutuskan, Pilih Yang Terbaik.

Memilih laptop ibarat mirip jodoh, lho. Kok bisa? Simak dua alasan ini. Pertama, laptop akan selalu menemani dalam berbagai pekerjaan kita, apapun pekerjaannya.

Waktu kita akan banyak bersama laptop. Pagi, siang, sore, atau bahkan hingga malam. Udah mirip jodoh kan?

Kedua, laptop ini kan buat dipakai lama, kalau bisa emang seumur hidup nggak ganti-ganti. Nah, bener-bener mirip nyari jodoh, to?

Karena itu, pilih laptop yang bener-bener ketahuan bobot, bibit, dan bebetnya. Udah jelas kualitasnya. Dan untuk pertimbangan ini, pilihan tepat jatuh pada ASUS VivoBook 14 A416. Sekarang saatnya memutuskan, maka pilihlah yang terbaik.