Silaturahmi Orangtua Memanfaatkan Pembagian Raport Hasil Belajar

Setelah satu pekan ujian semester dan satu pekan mengisi raport tibalah saatnya pembagian laporan hasil belajar atau raport. Jika ujian dilakukan oleh murid, pembagian raport dilakukan oleh orang tua.

Ini adalah momen langka. Tidak sering orang tua silaturahmi ke sekolah. Maka kesempatan ini dijadikan sarana komunikasi antara sekolah yang diwakili wali kelas dengan orang tua.

Sekolah kami mengumumkan pengambilan rapor jam 8 pagi. Saat jadwal tiba satu persatu orang tua hadir. Tidak begitu ramai, tidak kosong pula.

Hal yang berbeda terjadi di sekolah kami. Ada tiga raport yang diberikan yaitu rapor akademik oleh walas dan rapor BPI serta Tahfiz oleh pembina masing-masing. Sekilas agak ribet karena ada tiga raport itu. Tapi karena gurunya berbeda dan agar hal pentingnya tersampaikan mau tidak mau pembagian raport dilakukan tiga kali itu.

Urutannya bebas. Orang tua bisa menghadap ke guru yang kosong. Untungnya antrean bisa tertib. Guru pun tidak kewalahan

Silaturahmi Orang Tua/Wali kepada sekolah memang penting untuk mengkomunikasikan perkembangan murid. Yang dilaporkan adalah akademik, prestasi, hafalan Al Qur’an, sikap, dan lainnya.

Tidak jarang orang tua menjadi curhat kepada guru. Bahkan hingga panjang lebar. Malah ada orang tua yang sampai meneteskan air mata.

“Alhamdulillah, Ananda semakin rajin di sekolah.. aktif pada beberapa kegiatan sekolah terutama di rohis. Ananda banyak mengalami peningkatan. Semakin betah di sekolah.”

“Masya Allah, Ananda terlihat semakin bersemangat di kelas atau di sekolah. Saat istirahat juga digunakan untuk salat duha. Jarang kelihatan telat salatnya.”

“Ada beberapa guru yang terkesan dengan kebaikan yang Ananda tampilkan. Sekarang ini menjadi andalan teman-teman organisasinya. Karena memang aktif dan bisa mengajak temannya pada kebaikan.”

Banyak momen menarik. Misalnya ada orang tua yang merupakan kepala sekolah yang menghadap wali kelas. Saya hitung sih ada dua orang kepala sekolah yang begitu. Yang biasanya guru menghadap kepala sekolah kali ini kepala sekolahlah yang menghadap guru.

“Nggak kepsek, nggak ortu biasa, tetap takzim dong. Kalau akademik baik, anaknya sopan, di sekolah aktif organisasi. gak perlu deep talk. cukup ngerumpi aja.” Kata seorang walas yang menghadapi kepala sekolah.

 

Kegiatan pembagian raport hasil belajar ini diadakan pada Jumat, 15 Desember 2023. Waktunya memang mepet karena akan salat Jumat. Alhamdulillah, berjalan lancar. Ada satu dua orang tua yang meminta pertemuan sehabis salat Jumat. Kalau seperti itu tinggal janjian saja dengan walasnya.

Ada banyak manfaat pertemuan orang tua. Misalnya melaporkan perkembangan kognitif anak selama satu semester ke belakang.

Memang pada saat itu dilaporkan hasilnya saja yang tertulis di dalam raport siswa. Tapi jangan lupakan pula disampaikan proses-proses yang telah dijalani di dalam kelas pada saat pembelajaran.