Pilih Laman

Strategi Ampuh Sukses Jual Beli Online Bersama Tiki

Cak Lontong pernah menyampaikan begini dalam materi stand up comedy-nya. “Selama pandemi, saya malah bisa jualan. Banyak yang bisa saya jual. Saya jual kursi, jual TV, jual mobil.”

Kelakar Cak Lontong ini tentu candaan. Dia bukan menjadi pengusaha karena menjual barang-barang, tapi karena kondisi hidup yang sulit akhirnya barang-barang di rumahnya dijual. Hehe…

Tapi ternyata candaan itu saya alami lho. Saya punya usaha rumahan. Menjual makanan frozen dan buah beku. Saya punya 2 mesin freezer. Dua bulan awal pandemi, satu freezer dijual. Biaya operasionalnya besar. Pemasukan tak mencukupi biaya operasional. Tiga bulan kemudian, satu freezer lagi dijual. Diganti freezer berukuran kecil untuk penghematan pengeluaran.

Saya punya usaha rumahan. Namanya gerai fasih. Menjual pakaian dan minuman herbal. Pakaian itu sifatnya musiman. Paling ramai menjelang lebaran. Tapi itu dulu. Lagi-lagi, pandemi membuat penghasilan usaha kami menurun drastis.

Pandemi memang membuat banyak usaha turun pendapatannya. Bahkan banyak yang gulung tikar.  Di siang hari saya mau memfoto kopi berkas. Biasanya tempatnya tertutup. Tapi kali ini tidak. Pintu dan jendelanya dibuka lebar-lebar. Bahkan lampu di dalam ruangan tak dihidupkan.

“Tumben tempatnya dibuka, Pak. AC-nya mati ya”

Lalu mengalirlah curhatan si bapak.

“Iya, Mas. Sekarang ini semakin susah. sedikit yang datang. Pemasukan semakin berkurang. Buat bayar listrik juga masih nombok,” katanya.

 

Bahkan saat ini telah merumahkan beberapa pekerjanya. Ya, biasanya anak-anak muda yang mengerjakan. Tapi kali ini si bapak sendiri yang turun tangan. Demi penghematan pengeluaran, beberapa tenaga kerja dirumahkan dan dilakukan penghematan.

Lain hal usaha teman saya. Dia punya usaha minuman herbal. Nggak tanggung-tanggung, saat pandemi ini dia merumahkan sekitar 80 persen karyawan.

Padahal, sebelum pandemi, mereka mengerjakan 80 ton jahe merah per bulan. Saat ini mereka mengerjakan 5-10 ton saja.

Begitulah, pandemi banyak memberikan dampak. Usaha saya pun begitu. Semakin hari semakin berkurang pemasukannya. Padahal saya punya tanggungan keluarga. Ada anak dan istri yang harus diberi makan. Jadi saya harus cari cara agar tetap berpenghasilan di saat pandemi.

Di tengah pandemi begini tentu tidak mudah. Kalau tidak pandemi, saya bisa pontang panting nyari kerja sambilan di luaran sana. Tapi kan ada kebijakan Pembatasan Sosial Besar-besaran (PSBB) untuk menekan penyebaran Covid-19.

Padahal kebutuhan selama pandemi justru semakin meningkat.  Selain konsumsi, pengeluaran yang juga membengkak adalah pengeluaran internet, listrik dan lainnya. Ditambah saya dan istri saya harus mengajar daring. Tentu saja kebutuhan internet semakin membengkak.

Lalu datang sebuah tawaran dari teman. Dia menawarkan sebuah bisnis. Tak langsung nerima, saya tanya beberapa hal.

Saya tanya apakah usaha itu MLM? Katanya tidak. Kalau begitu saya lanjutkan cari tahu tentang usaha itu.

“Ini produk kesehatan, Mas,” kata Bu Lilis. “Namanya British Propolis (BP). Produksi dan pengolahannya di Inggris. Menggunakan teknologi terkini. BP ini menjadi propolis terbaik bahkan disebut sebagai propolis premium adalah karena propolis ini diambil dari lebah madu yang hidup di 4 musim (Musim Semi, Panas, Gugur, dan Dingin),”

“Oh, jadi tes kualitasnya di Inggris, Bu?”

“Bener, Pak. Jadi kualitasnya bener-bener premium,”

Tak hanya itu, saya harus memastikan bahwa bisnis ini harus punya prospek yang menjanjikan dong. Saya pun bertanya manfaat produknya dan sistem bisnisnya.

Jadilah saat itu tanya jawab yang seru.

“Ada sertifikasi halal MUI?”

“Ada. British Propolis juga sudah tersertifikasi BPOM RI. Jadi halal dan aman dikonsumsi”

“Kalau gabung di bisnis ini harus beli produknya?”

“Iya dong Mas. Mas kan mau jualan. Kalau mau jualan, harus ada barangnya kan?”

“Apa bisa ngambil dulu?”

“Utang dulu maksudnya Mas? Nggak boleh, Mas. The founder bisnis ini nggak mengizinkan. Kebiasaan mental berutang itu nggak bagus,”

“Kalau saya gabung, diajari juga jualannya?”

“Benar, mas. Bagi yang tergabung di mitra BP nanti ada pembinaannya, Pak. Jadi mitra nggak dibiarkan marketing sendiri,”

“Boleh tahu pembinaannya apa saja dan seberapa sering, Mbak?”

“Ada motivasi jadi pengusaha, hidup sehat, strategi marketing, pentingnya saling support pasangan bisnis, mindset sukses, meningkatkan skill media sosial, bahkan parenting.”

Saya pikir karena menarik sistem bisnisnya, saya lantas bergabung. Ternyata benar apa yang dikatakan teman saya bahwa bisnis ini luar biasa. Sistemnya sangat jempolan. Ini saya tahu setelah benar-benar nyebur di dalamnya. Saya banyak mendapatkan ilmu tentang bisnis.

Kabar baiknya saya tidak pelit ilmu. Saya akan bagi rahasianya. Saya kasih tahu strategi ampuh agar tetap dapat cuan meski di rumah saja. Percayalah. Bahkan hanya sarungan, bisa dapat transferan. Sudah tidak sabar menyimaknya? Ok, ini dia rahasianya.

 

Kalau Anda ingin jualan, pertimbangkan 5 hal berikut ini. Rahasianya disingkat Mamamumemo. Mudah diingatkan? Tapi, apa itu Mamamumemo? Ini dia penjelasannya.

1. Ma = Manfaat

Pastikan produknya bermanfaat. Mengapa manfaat perlu dipertimbangkan? Semakin banyak orang yang merasakan manfaatnya, orang akan banyak membeli. Jadi, perlu dipertimbangkan apakah jualan itu dirasakan oleh banyak orang atau tidak.

2. Ma = Margin Besar

Margin besar. Ini perlu. Jualan tentu mencari untung. Kalau margin besar, untuk makin besar juga. Kalau ada jualan yang marginnya besar, jangan ragu-ragu lagi. Jualan itu saja.

3. Mu = Mutu Bagus

Kepuasan pelanggan sangat menentukan keberlangsungan jualan. Kalau mutu jualan bagus, orang akan beli lagi dan lagi.

4. Me = Mentor.

Pilihlah usaha yang ada mentornya. Mentor ini sifatnya seperti peta jalan. Ibarat melakukan sebuah perjalanan, perjalanan akan lebih mulus kalau ada peta. Kita jadi tahu jalan yang akan dilewati, jalan yang harus dihindari, jalan mana yang ada lobangnya, atau jalan mana yang punya tikungan tajam. Mentor itu lebih dulu terjun di usaha. Maka dia sudah punya pengalaman. Dia juga pernah gagal dan sukses. Nah, gagalnya mentor itu kita hindari. Suksesnya mentor itu kita ikuti. 

5. Mo = Modal

Kalau bisa, modalnya kecil. Termasuk dalam modal membuat tempat usaha atau toko. Nah, berhubung minuman herbal tadi bisa dijual secara online, tidak membutuhkan toko fisik, kami pun OK. Gaspol!

Ternyata bisnis ini terbukti meyakinkan. Satu dua pekan bergabung di bisnis ini mulai Nampak tambahan penghasilan. Satu dua bulan berikutnya penghasilan melebihi ekspektasi. Di tiga bulan berikutnya penghasilan kami sudah melewati penghasilan utama sebagai guru dan dosen. Benar saja, penghasilan tambahan bisa lebih dari penghasilan utama. Oh iya, saya seorang guru di sekolah swasta. Sementara, istri saya seorang dosen.

Inilah pengalaman nyata saya membangun usaha online di saat pandemi.

Pandemi memang membawa hikmah. Salah satunya pengalaman saya ini.

Saat orang lain mungkin menurun penghasilannya, keluarga kami malah naik. Alhamdulillah, tentu ini sebuah hikmah. Bagaimana, apa tertarik menjalankan usaha seperti saya?
Izinkan saya kasih tahu rahasia lagi, yang bahkan mungkin terpenting.

Jangan bosan dengan yang saya jelaskan ya.

1. Ukurannya Kecil

Kalau bisa, ukuran barangnya kecil. Supaya apa? Ongkos kirimnya tidak mahal. Banyak lho orang mikir-mikir kalau ongkirnya mahal. Jangan sampai ongkir lebih mahal dari harga barang. Misalnya market atau pasarnya luas. Menjangkau seluruh Indonesia. Tapi kalau ongkirnya mahal karena jaraknya jauh, orang bisa mikir-mikir untuk beli. Ya gimana lagi. Habis diongkir saja.

Maka kalau bisa ukuran barangnya kecil. Jadi nggak kena ukuran volume-nya. Sehingga ongkir bisa diminimalisasi. Kalau ongkirnya murah orang akan mau repeat order.

Untungnya British Propolis sudah memenuhinya. Ukurannya yang kecil dan simple menjadikannya mudah untuk mengepaknya. Bobotnya yang ringan membuat ongkirnya murah.

 

2. Bisa Dijual Online

Dengan dionlinekan pasarnya semakin luas. Bisa menjangkau daerah yang lebih luas. Kalau toko offline, mungkin hanya satu kecamatan atau kabupaten saja. Sangat kecil kemungkinannya dibeli dari provinsi lain. Tapi kalau online pemasaran bakal lebih luas.

Apalagi sekarang ini penggunaan media sosial semakin meningkat. Hampir tiap orang punya media sosial. Hampir tiap orang punya smartphone. Bahkan banyak orang punya lebih dari satu. Ada yang punya tiga atau lima akun media sosial. Begitu juga dengan smartphone. Benarkan?

Yang penting mau postang posting, bakal closing deh. Ya, di saat orang lain banting tulang, jualan online cuma postang posting. Dengan mengandalkan 4 senjata jualan online. Eits, apa saja empat senjata itu? Ini dia senjatanya. Disingkat WIFI. Apa itu WIFI? WIFI adalah WhatsApp, Internet, Facebook, dan Instagram. Ya, dengan 4 senjata itulah jualan online dijalankan.

Enaknya bisnis online. Dari rumah bisa hasilkan rupiah. Bahkan seluruh dunia bisa dijamah. Ippho Santosa

Dua cara cari uang.

Pertama, pontang panting. Kedua, postang posting. Ippho Santosa

Aman dan Nyaman Jual Beli Online Bersama Tiki

Jasa kirim barang punya andil yang sangat besar dalam memajukan usaha online. Saya pun mengalaminya. Ya, kebanyakan usaha saya dijalankan secara online. Maka saya tak sembarang milih jasa kirim paket.

Tak hanya cepat tapi juga aman serta nyaman untuk dua pihak yaitu pembeli dan penjual. Konsumen saya ada di berbagai provinsi mulai dari Jambi, Palembang, Lampung, Kalimantan, dan Papua. Selain itu tentu yang paling banyak di Pulau Jawa seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, Jogja, Jawa Barat, dan Jakarta.

Tak hanya memastikan sampai tujuan, yang tidak kalah penting adalah barang sampai dengan kondisi selamat, dalam kondisi bagus.

Tapi untuk hal ini saya nggak perlu khawatir. Tiki, jasa pengiriman dan logistik yang terpercaya ini begitu secara optimal memenuhi ekspektasi pelanggan. Saya sudah merasakannya. Pembaca begitu juga kan?

Layanan apa yang paling sering saya gunakan? Biasanya saya tanya dulu ke mitra tau pelanggan. Mau pilih yang mana antara tds (two days service) atau reg (sercvice reguler). Ya, dua pilihan ini yang paling sering diminati mitra atau pelanggan saya.

7 Produk Unggulan Tiki

Tiki punya banyak layanan untuk membantu pelaku usaha dalam menjalankan usahanya. Beberapa mungkin sudah kita kenal. Ada baiknya kita tahu semuanya. Supaya ada pilihan mau gunakan yang mana. Setidaknya ada 7 produk Tiki yang bisa kita pilih.

8 Layanan Unggulan Tiki

Beragam kemudahan menjalankan usaha dengan Tiki sebagai pilihan antar jasa. Bahkan layanan antar tetap jalan lho meskipun di hari Minggu. Tentunya agar layakan jasa antar barang tetap lancar.

Pengantaran setiap hari tentu memanjakan kita ya. Tinggal pilih saja layanan yang diinginkan. rerata lamanya pengiriman 1 hari untuk Overnight Service (ONS), 3-4 hari untuk regular Service (REG) dan 4-5 hari untuk Economy Service (ECO).

Kalau mau mengecek sampai di mana kiriman bisa lewat website resmi TIKI : https://tiki.i atau menghubungi 1500125. Benar, ya, banyak kemudahan yang menjadi jaminan layanan TIKI. TIKI memang layak dipercaya ddengan  jangkauan paling luas di Indonesia meliputi 65 kota besar, lebih dari 500 kantor cabang dan 3700 outlet.

Pakai Aplikasi TIKI, Pengiriman Semakin Mudah

Bisa Dilakukan Dari Rumah

Saat pandemi begini kita dianjurkan mengurangi mobilitas untuk pencegahan Covid-19.

Tapi gimana kalau mau mengirimkan paket? Sementara, pelanggan dan mitra menunggu barang?

Tenang. Dengan aplikasi TIKI hal itu bisa diatasi. Kirim barang nggak perlu ke kantornya, tapi bisa dilakukan sambil tetap di rumah saja. Jadi, #PakeTIKIaja ya.

Di Aplikasi TIKI semuanya sudah ada. Paket yang akan kita kirimkan bisa dijemput ke rumah. Ya, aplikasi TIKI punya layanan JEMPOL atau Jemput Online lewat Aplikasi TIKI. Kita tinggal tunggu saja abang TIKI datang ke rumah. Bahkan cek resi, cek ongkir, atau layanan TIKI yang lain juga bisa.

Ada layanan PUTAR TIKI atau Jemput Antar. Kiriman di jemput dan di antar pada hari yang sama. Untuk menggunakan layanan ini kita bisa melakukan pemesanan via telpon 08981500125. Lalu ada SERLOK yaitu Seller Online Booking.

Layanan ini memfasilitasi UKM dan Bisnis online yang belum memiliki badan usaha. Kita bisa membuatnya di TIKI Aplikasi.

Bahkan kini ada program Same Day Service (SDS) TIKI. Masih promo dengan biaya cuma Rp. 25. 000 (Jawa dan Madura) yang bisa dinikmati hingga15 November 2021. (Dengan S&K Berlaku).

Jualan online itu mudah. Asalkan ada kemauan saja. Zaman now apa-apa serba online. Tunggu apa lagi? Mari menjemput rezeki dengan berjualan online.

Ingat kata pengusaha sukses, bahwa usaha yang terbaik adalah usaha yang dijalankan. Bukan usaha yang ditanya-tanyakan.

Dalam menjalankan usaha lakukan pula usaha yang terbaik. Agar hasilnya terbaik pula. Jangan lupa cari mitra usaha yang terbaik pula. Untuk urusan layanan jasa antar barang percayakan pada TIKI.

Mari jemput sukses jalankan usaha bersama TIKI sebagai mitra. Sepakat?