Select Page
Pesona Samudera Awan “Negeri Di Atas Awan” Gunung Luhur, Kabupaten Lebak

Pesona Samudera Awan “Negeri Di Atas Awan” Gunung Luhur, Kabupaten Lebak

Wisata “Negeri Di Atas Awan” di Kabupaten Lebak ini lagi hits. Sebutan itu populer oleh para wisatawan yang pernah berkunjung ke salah satu objek wisata alam Gunung Luhur di Desa Citorek Kidul, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Kini, obyek wisata tersebut banyak dikunjungi dan jadi primadona tujuan wisata favorit. 

Negeri Di Atas Awan Gunung Luhur yang berada di kabupaten Lebak ini memang sedang hits. Awal-awal ditemukan tahun 2019, wisata ala mini banyak pengunjungnya. Saat weekend, sudah pasti macet. Lalu akses jalannya diperbaiki oleh pemerintah provinsi.

Media sosial ikut memviralkannya. Pengunjung pun terus bertambah, baik dari Kabupaten Lebak sendiri maupun dari luar wilayah seperti, Pandeglang, Serang, Bogor, Tangerang dan Jakarta. Tidak hanya para pemuda-pemudi saja, para orangtua bersama keluarganya juga berminat menikmati panorama alam yang menawan itu.

Untuk melihat dan menikmati awan yang menakjubkan itu, sebaiknya sudah di sana saat pukul 05.30 hingga pukul 10.00 WIB. Kita bakal disuguhi suasana kabut dan sejuknya suasana pemandangan alam pegunungan.

Gunung Luhur, negeri di atas awan di Lebak

Namun, saat ini karena dalam kondisi pandemi, bagi yang mau ke sana harap menunda dulu karena pemerintah kabupaten Lebak resmi menutup semua destinasi wisatanya.

Harga Tiket Masuk

Padahal, selain mempesona, biaya untuk menikmati Negeri Di Atas Awan Gunung Luhur ini terbilang sangat murah. Tiket masuknya hanya Rp. 5000 untuk orang dewasa. Tersedia penginapan seharga Rp. 150 ribu. Kita pun bisa menyewa tenda dengan biaya Rp. 80 ribu.

Rute Lokasi

Lokasi Negeri Di Atas Awan Gunung Luhur berjarak sekitar 70 km. Bisa ditempuh dalam waktu 1,5 jam perjalanan. Rutenya adalah sebagai berikut. Dari Rangkasbitung menuju Jl. Raya Cipanas – Lebakgedong – Citorek – Gunung Luhur.

Jalan cor beton sudah selesai sampai ke lokasi Gunung Luhur. Kondisi jalannya sudah rapi dan cukup nyaman.

Menu Kuliner

Jangan khawatir dengan ketersediaan kuliner di sana. Sebab banyak jajaran saung makan dan home stay yang berjajar rapi. Menunya pun tradisional. Sangat memanjakan Anda yang perlu mengisi perut. Ada nasi merah, ikan asin japuh, ceplok telor ayam, pete bakar, dan lainnya. Harganya pun sangat ramah kantong. Mulai dari Rp. 20.000 hingga Rp. 100.000 kita sudah bisa mengenyangkan perut. Ada minuman kopi, teh panas, atau sirup gula aren khas daerah setempat.

#inikotaku #esaunggul

Artikel ini diikutkan dalam lomba blog yang diadakan oleh Universitas EsaUnggul. Untuk pendaftaran ke EsaUnggul dapat meng-klil Pendaftaran.
Polri: Pribadi Mengayomi dan Lembaga Presisi

Polri: Pribadi Mengayomi dan Lembaga Presisi

POLRI,

Pribadi Mengayomi dan Lembaga yang Presisi

Sosoknya menjadi andalan di lingkungan. Memang bukan penyelesai segala keluh kesah warga, tapi jika warga punya keluhan, warga minta tolong kepada beliau. Siapakah beliau?

 

 

 

Beliau namanya Pak Sigit (kebetulan banget sama namanya dengan Pak Kapolri kita). Bisa dibilang, beliau multitalenta. Banyak hal yang bisa beliau kerjakan. 

Di tengah-tengah kesibukannya sebagai anggota polisi, tidak menghalanginya untuk membantu warga perumahan.

Dengan sigapnya beliau membantu warga yang punya masalah dengan penerangan di rumah atau sekitar rumahnya. Dengan cekatan beliau mencarikan solusi air yang macet.

“Wah, air di blok D macet, ibu-ibu pada ngamuk,” kata saya di grup WhatsApp di malam itu. Sekira jam 8 malam. 

“Iya nih. Udah beberapa hari nggak ngalir,” timpal Pak Eko, warga satu blok dengan saya. 

Sebenarnya kami mengeluh kepada semua. Pak Sigit memang pengurus RT, tapi bukan ketua RT-nya. Tapi, dengan sigap Pak Sigit meresponnya.

“Siap, ntar ke sana. Tunggu Sigit selesai di sini ya,”

Usianya masih muda. Saya biasa merasakan nada sopan kalau bicara, dan kalimat yang hormat saat chat di grup WhatsApp. Memang agak lama beliau datang. Mungkin harus piket di kantor. Setelah curhat di grup WhatsApp, saya ngobrol dengan tetangga. Kebetulan malam Sabtu, jadi besok libur. Saya bisa agak malam ngobrol dengan tetangga. Sekitar jam 10 malam, Pak Sigit datang membawa senter. Langsung mengecek saluran air yang diduga macet. Tak hanya menerima laporan saja, Pak Sigit turun langsung!

Kiri: Pak Sigit dan warga sedang berbincang untuk memperbaiki saluran air. Kanan: Pak Sigit meninjau langsung saluran air yang macet. Foto: dokumentasi pribadi

“Pipanya kemungkinan banyak kotorannya, Mas Padil. Maklum, sudah 5 tahunan nggak di-maintenance,” begitu katanya.

“Besok saja ya kita kerjakan. Masukkan selang atau besi behel, pipa harus dibersihkan, kotorannya dikeluarkan.”

“Oh, siap Pak Sigit. Mohon maaf lho saya ngerepotin. Pak Sigit ngeceknya besok aja nggak papa sih. Saya jadi nggak enak malam-malam pulang dari kantor harus ke sini,” jawab saya.

“Nggak papa, Mas Padil. Lagian nggak capek banget kok,”

Lalu Pak Sigit menawarkan mengganti pipa karena pipa lama pasti banyak kerak kotorannya. Saya manut

Pagi dan siang Pak Sigit ke kantor. Sore beliau sudah ganti ‘kostum’ dengan kostum lapangan. Dibantu para warga, beliau langsung gercep.

Dengan cekatan beliau menggali tanah, membongkar instalasi air, memotong pipa dan menyambungnya lagi, mengangkat pipa lama, dan mengganti dengan yang baru. Jangan bayangkan sepele dan mudah, lho. Dilihat dari lamanya pengerjaan, bakal ketahuan betapa susah pengerjaannya.

Jadi, mulai mengerjakan sekitar pukul 4 sore, saat adzan Magrib belum selesai. Dihentikan untuk shalat dulu. Jam berapa selesainya? Jam 10 malam.

Padahal, yang sedang dibenerin, bukan jalur rumah beliau, lho. Tapi malah beliau yang mengerjakan, tuntas sampai selesai.

Dari sore hingga malam memperbaiki saluran air. (Pak Sigit berkaos POLDA BANTEN). Foto: dokumen pribadi

Namanya “Dijaminkan” Untuk Kepentingan Perumahan

Suatu waktu, mesin air di perumahan kami rusak. Air tak mengalir. Tentu saja ini masalah gawat. Sebab air merupakan kebutuhan pokok. Kata Pak Sigit, kalau air nggak ngalir, bisa marah polda. Polda yang dimaksud adalah polisi dapur alias ibu-ibu.

Ya, maklum ibu-ibu sangat membutuhkan air untuk masak, mencuci, mandi, dan lainnya. Kalau sempat macet, ibu-ibu pada protes.

Harganya cukup lumayan. Sekitar Rp. 12 juta untuk mesin yang bagus. Hal ini membuat warga cukup bingung. Sebab dana kas tidak mencukupi. Butuh waktu kalau menunggu iuran warga. Sementara, kebutuhan air sudah mendesak.

Lalu muncullah inisiatif Pak Sigit. Sebentar dia menelpon toko bangunan. Tidak berapa lama, beliau bilang mesin akan segera dikirim.

“Yang penting nanti diganti. Saya sudah menjaminkan nama saya nih. Mesin bisa dikirim dulu. Kalau sudah terkumpul uangnya, kita bayar,”

“Ya, Pak. Nggak papa kita nanti iuran. Toh, buat air. Kita semua butuh,” tukas Pak Ridwan, ketua RT di lingkungan kami.

Dan benar saja, tidak berapa lama, mesin datang. Sore itu juga, mesin selesai dipasang. Air lancar. Ibu-ibu senang. Warga pun demikian. Satu pekan kemudian, mesin selesai dibayarkan.

Wah, kebayang kalau harus nunggu iuran terkumpul, bisa-bisa para ibu protes dan ngomel-ngomel. Beruntung, dari menjaminkan nama Pak Sigit tadi persoalan air bisa segera diatasi. Saya rasa, ini karena sosok Pak Sigit yang bisa dipercaya sama pemilik toko bangunan tadi. Kalau tidak, mana bisa barang semahal itu bisa dibayar kemudian.

Dari Sosoknya, Saya Belajar Ilmu Parenting

Bahkan saya belajar parenting atau tentang pengasuhan anak kepada Pak Sigit. Meskipun saya seorang guru yang sudah biasa dengan masalah pendidikan anak, tak urung saya mendapatkan ilmu baru dari bapak dua anak ini.

Misalnya saat anak saya rebutan mainan dengan anaknya. Namanya anak-anak, wajar ya kalau rebutan mainan. Beliau sering meminta anaknya meminjamkan mainannya. Beliau sering mengajarkan untuk mengalah.

Lalu, apa lagi? Ada satu pelajaran tanggung jawab yang diterapkan pada anaknya. Saat anak pertamanya usia sekolah menengah, dia memberikan fasilitas handphone.

“Harus tanggung jawab. Handphone papa kasih ke kamu. Kamu harus jaga. Bagus atau rusaknya handphone kami sendiri yang merasakannya. Harus tahu waktu juga. Jangan sering-sering maen handphone.”

Begitu cerita Pak Sigit. Singkatnya, handphone anaknya rusak. Pak Sigit tegas tidak mau membelikan lagi. Akhirnya, sekarang anaknya tak bisa maen handphone lagi. Belum ada niatan memberikan fasilitas handphone lagi.

Sosok Yang Rendah Hati & Mengayomi

Saya benar-benar dibuat kagum pada sosok yang kebetulan namanya sama dengan bapak Kapolri Sigit.

Beberapa waktu lalu isteri pernah bercerita bahwa Pak Sigit pun bisa memijit.

“Hah? Yang bener, Dek?” Tanya saya kepada istri. Seakan nggak percaya.

“Iya, Mas. Pak Komar yang cerita. Pas tadi ngumpul dan ngobrol di warung Pak Komar sama Bu Noni. Katanya sih udah bisa mijit kalau ada warga yang keseleo.”

“Waduh, bener-bener ya Pak Sigit itu,” gumam saya.

Bayangkan, seorang polisi, mau-maunya mijit warga yang keseleo atau sakit. Pak Komar itu warga yang punya warung kelontong. Tidak besar juga. ‘Orang biasa’, sama seperti saya.

Nggak mudah lho orang berpangkat mau rendah hati dekat dengan warga bahkan mau mijit. Harus benar-benar sosok yang berjiwa besar dan rendah hati yang bisa melakukannya.

Ingin Jadi Orang Yang Bermanfaat

Sosok polisi seperti Pak Sigit merupakan cermin sosok pengayom masyarakat. Tentu saja keberadaan beliau membuat lingkungan aman. Keberadaannya menyelesaikan banyak masalah yang dikeluhkan warga.

Saya rasa maling takut kalau mau menyatroni lingkungan yang ada polisinya. Kalau berani, dalam istilah Bahasa Jawa, namanya ulo  marani pentung atau ular mendatangi pentung.

Bukan hanya itu, kehadiran sosok pengayom masyarakat seperti Pak Sigit menjadi andalan.

Berbagai keluhan tentang lingkungan bisa diselesaikan dengan beliau- bekerja sama dengan warga lainnya. Memang, itu kerja bersama.

Tapi memang sangat ditentukan oleh pemantiknya. Maksud saya, kalau tidak ada pemantiknya, walaupun banyak orang, bisa tidak jalan program lingkungan.

Banyak perubahan di perumahan kami. Selain masalah air yang sudah lancar, ada banyak program lain yang berhasil dan memuaskan.

Apa saja misalnya? Pengadaan lapangan serba guna, acara 17-an (sebelum pandemi), perbaikan jalan, renovasi musola, penyemprotan desinfektan untuk pencegahan Covid-19, dan lainnya.

Sekali lagi, memang bukan hanya karena Pak Sigit sehingga lingkungan kami menjadi semakin nyaman dan kondusif. Tapi banyak hal yang berjalan karena ada pemantiknya.

Semakin hari sosok polisi semakin membanggakan. Humanis dan mengayomi secara pribadi, dan PRESISI secara kelembagaan.

Mengenal POLRI PRESISI

Semakin hari kepolisian Republik Indonesia (Polri) semakin berbenah. Pada kepemimpinan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo, mengusung Polri PRESISI.

Setidaknya terlihat dari PRESISI. Hm, kalau baca presisi, sebagai guru fisika, saya langsung teringat pengukuran. Ya, dalam fisika dikenal istilah presisi. 

Presisi mengacu pada tingkat ketepatan absolut yang pengukurannya dilakukan dengan cara yang paling ketat.

Presisi ini melihat seberapa andal dan konsisten pengukuran eksperimen. Jadi, pemilihan jargon Presisi sangat unik dan mudah diingat. Dan, semoga proses dan hasilnya pun sesuai yang diharapkan.

Polri juga turut mengikuti perkembangan teknologi yang membawa digitalisasi di berbagai bidang. Berbagai terobosan dilakukan sebagai pengejawantahan POLRI PRESISI yaitu Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan. Apa saja terobosan Polri dibawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai kapolri ke-26 ini?

ETLE atau Electronic Traffic Law Enforcement

SIM Online

Propam Presisi (Mobile Apps)

Binmas Online

SP2HP Online dan E-PPNS

E-Dumas Presisi

Siber TV

Virtual Police

Polri TV dan Radio

Command Center 110

ETLE Wujudkan Masyarakat Patuh Peraturan Lalu Lintas

Dari beberapa program unggulan-digitalisasi layanan Polri, mari kita tengok tentang ETLE ini, yuk!

ETLE atau Electronic Traffic Law Enforcement adalah implementasi teknologi untuk mencatat pelanggaran–pelanggaran dalam berlalu lintas secara elektronik untuk mendukung keamanan, ketertiban, keselamatan dan ketertiban dalam berlalu lintas.

Dalam bahasa lain, ETLE merupakan tilang elektronik. ETLE tahap pertama resmi diterapkan mulai Selasa, 23/3/2021.

ETLE nasional ini merupakan terobosan Korlantas Polri untuk mewujudkan dan mendukung program kerja 100 hari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Dengan adanya ETLE, masyarakat yang melanggar peraturan lalu lintas bakal dikenakan tilang. Aplikasi ini akan membuat pengguna jalan semakin tertib. Masyarakat akan mematuhi peraturan walaupun tidak terlihat oleh polisi.

Nah, ini sangat bagus untuk kondisi lalu lintas kita. Harapan kita dengan pemberlakuan ETLE, masyarakat semakin patuh pada peraturan. Lalu, angka kecelakaan lalu lintas bisa berkurang. Sebab, data kecelakaan lalu lintas sangat mengkhawatirkan.

Berdasarkan data Polri, pada 2019 terdapat 107.500 peristiwa kecelakaan lalu lintas. Sementara, pada 2018 terdapat 103.672 peristiwa. Jumlah ini meningkat 3 persen.

Mekanisme Tilang Menggunakan Metode ETLE

Dikutip dari laman www.korlantas.polri.go.id, beginilah tahap-tahapnya.

Tahap 1

Perangkat ETLE secara otomatis menangkap pelanggaran lalu lintas yang dimonitor dan mengirimkan media barang bukti pelanggaran ke Back Office ETLE di RTMC Polda Metro Jaya.

Tahap 2

Petugas mengidentifikasi Data Kendaraan menggunakan Electronic Registration & Identifikasi (ERI) sebagai sumber data kendaraan.

Tahap 3

Petugas mengirimkan surat konfirmasi ke alamat publik kendaraan bermotor untuk permohonan konfirmasi atas pelanggaran yang terjadi.

Surat konfirmasi adalah langkah awal dari penindakan, yang mana pemilik kendaraan wajib mengonfirmasi tentang kepemilikan kendaraan dan pengemudi kendaraan pada saat terjadinya pelanggaran. Jika kendaraan yang dimaksud sudah bukan menjadi kendaraan milik orang yang mendapat surat konfirmasi, maka hal itu harus segera dikonfirmasikan.

Tahap 4

Penerima surat memiliki batas waktu sampai dengan 8 hari dari terjadinya pelanggaran untuk melakukan konfirmasi melalui website atau datang langsung ke kantor Sub Direktorat Penegakan Hukum.

Tahap 5

Setelah pelanggaran terkonfirmasi, petugas menerbitkan tilang dengan metode pembayaran via BRI Virtual Account (BRIVA) untuk setiap pelanggaran yang telah terverifikasi untuk penegakan hukum.

Kemudian, pelanggaran seperti apa yang bisa dikenakan tilang elektronik ini?

Melanggar rambu lalu lintas dan marka jalan

Tidak mengenakan sabuk keselamatan

Mengemudi sambil mengoperasikan handphone

Melanggar batas kecepatan

Menggunakan pelat nomor palsu

Berkendara melawan arus

Menerobos lampu merah

Tidak menggunakan helm

 Berboncengan lebih dari 3 orang

Tidak menyalakan lampu saat siang hari bagi sepeda motor

 

Kiprah Polri di Masa Pandemi Gotong Royong Gelar Vaksinasi

“Bapak-bapak yang belum vaksinasi, ini ada kesempatan divaksin. Tempatnya di polres. Syaratnya cuma bawa KTP doang. Ayo dimanfaatkan ya Bapak-bapak. Sebagai usaha cegah Covid-19.”

Demikian isi pesan dari Pak Sigit di grup perumahan. Tentu saja ini disambut baik oleh warga.

Apalagi jaraknya tidak jauh dari lokasi perumahan. Sebagai ikhtiar mencegah Covid-19, tentu saja program vaksinasi ini sayang kalau dilewatkan. Tak berbayar pula.

Malah ada tetangga yang harus vaksinasi di rumah sakit daerah yang jaraknya dua jam perjalanan.

Program ini merupakan bentuk perhatian Polri terhadap masalah yang sedang dialami bangsa. Polri ikut berkontribusi  dalam upaya pencegahan Covid-19. Sebelum program vaksinasi, kontribusi Polri adalah dengan menjaga ketertiban masyarakat dengan penerapan pembatasan kegiatan masyarakat, bagi-bagi masker, dan lainnya. Kegiatan ini saya rasakan dan saya temui di lingkungan saya.

AKBP Ade Mulyana, S.I.K, Kapolres Lebak meninjau vaksinasi massal Covid-19 di Kabupaten Lebak. Foto: Humas Polres Lebak

Ucapan dan Harapan untuk Polri

Selamat Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-75. Sebagaimana motto Polri Rastra Sewakottama yang artinya “Pelayan utama Bangsa”, semoga Polri benar-benar menjadi lembaga yang dapat mengayomi rakyat.

Secara lebih menyeluruh, tugas Polri seperti tercantum dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2002 mengatakan bahwa, tugas pokok Kepolisian Negara Republik Indonesia adalah:

  1. memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat;
  2. menegakkan hukum; dan
  3. memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

Sudah geram kita dengan berbagai tindakan yang meresahkan masyarakat mulai dari premanisme, narkoba yang merajela, geng motor, dan lainnya.

Dengan berbagai layanan digitalisasi Polri PRESISI, kini masyarakat dengan mudahnya melaporkan apa yang menjadi  keresahannya.

Melihat gagahnya sosok polisi dengan seragamnya, rakyat banyak berharap kepada polisi baik secara pribadi maupun secara institusi agar bisa menjadi pelindung masyarakat.

Dengan berbagai tugasnya, tentu tidak mudah bagi Polri mewujudkannya. Termasuk, program 100 hari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yang akan sulit terwujud tanpa kerja bersama.

Mari kita saling membantu dan bergotong royong menciptakan negara yang aman dan berkeadilan. Doa terbaik saya dan bangsa Indonesia untuk Polri. 

Referensi Tulisan

1. Instagram Divisi Humas Polri

2. https://id.wikipedia.org/wiki/Kepolisian_Negara_Republik_Indonesia

3. https://nasional.kompas.com/image/2019/12/28/10355741/polri-sebut-jumlah-kecelakaan-lalu-lintas-meningkat-pada-2019?

4. https://news.olx.co.id/article/10-jenis-pelanggaran-yang-bisa-kena-tilang-elektronik-secara-nasional  

5. https://www.tribunnews.com/nasional/2021/03/30/apa-itu-tilang-elektronik-bagaimana-cara-kerja-etle-sensor-kamera-tangkap-pelanggaran-lalu-lintas?

Jadikan Travelling-mu Semakin Berkesan dengan Best Hostels Indonesia

Jadikan Travelling-mu Semakin Berkesan dengan Best Hostels Indonesia

Jadikan Travelling-mu Semakin Berkesan

Bersama BestHostel Indonesia

Udah lama kita berada dalam masa pandemi akibat Covid-19. Udah pengen travelling? Sama kalo gitu. Kita juga butuh refreshing juga kan ya. Meskipun saat travelling  kita meninggalkan pekerjaan, bukan berarti kita nggak produktif, lho. justru, kita bakal makin produktif.

Ragam Manfaat Travelling

Mirip kita sedang lari atau melompat. Saat berhenti sebentar buat istirahat, biasanya lari kita semakin kenceng atau lompat kita semakin tinggi. Jalan-jalan atau travelling diyakini bakal membuat kita makin produktif.

So, nggak ada salahnya buat kamu untuk traveling. Ya, lakukan traveling ke berbagai tempat. Traveling, nggak cuma melihat banyak tempat tapi traveling juga bakal membuatmu banyak pengetahuan. Sebab biasanya sambal jalan-jalan kita mempelajari budaya masyarakat setempat.

Setiap daerah punya kearifan local (local wisdom). Siap-siap deh tercengang dan berdecak kagum dengan kearifan lokal bangsa kita yang memang terdiri dari banyak budaya dan bangsa.

Tahukah kamu? Bahwa traveling juga bermanfaat bagi kesehatan kita, lho. Nah, menurut laman www.doktersehat.com, ada beberapa manfaat traveling bagi kesehatan.

Mengurangi dan Menghilangkan Stres

Terlalu sering menjalani rutinitas, seseorang bisa saja stress. Termasuk ketika punya masalah pribadi. Karena itu, perlu obat agak bisa mengurangi atau menghilangkannya. Nah, salah satunya ya dengan travelling ini.

Meminimalisir Risiko Penyakit

Menurut laman ini, presiden sekaligus CEO dari Asosiasi Travel Amerika Serikat, Roger Dow dalam bukunya yang berjudul Travel Effect: A Call to Lead, a Means to Do So, mengatakan bahwa travelling bermanfaat untuk meminimalisir risiko penyakit mematikan seperti stroke dan jantung. Pernyataan ini hasil dari penelitian yang melibatkan sekitar 12.000 orang. Kesimpulannya, kelompok partisipan yang melakukan travelling lebih sering, memiliki tingkat risiko terkena penyakit stroke dan jantung yang lebih kecil ketimbang mereka yang tidak atau jarang bepergian. Nah, pengen terhindar dari penyakit bersiko ini? Perbanyaklah travelling.

Memperbaiki Mood

Nggak selamanya kita dalam mood yang baik, bukan? Selalu ada hal yang bisa merusak mood. Wah, kalau ini terjadi, cukup riskan. Ya, kan? Mood yang buruk bisa mempengaruhi kerja dan aktivitas kita, lho.

Survei yang dilakukan oleh Diamond Resorts International mendapati fakta bahwa mereka yang melakukan travelling mengaku jika mood-nya kembali baik setiap kali melakukan perjalanan.

Momen Beristirahat

Max Hirshkowitz , ketua National Sleep Foundation (NSF), mengatakan bahwa travelling menjadi medium untuk beristirahat bagi orang yang memiliki waktu tidur kurang akibat aktivitas kerja yang terlalu padat.

Salah satunya membuat itinerary atau daftar kegiatan serta estimasi bujet yang akan dikeluarkan saat perjalanan. Wah, segitunya amat kalau mau travelling? Ya iya dong. Itinerary ini sangat penting lho supaya travelling kita semakin maksimal dan berkesan.

Usahakan jangan sembarangan saat merancang itinerary. Menurut travel blogger Farchan Noor Rachman, dikutip dari travel.detik.com, ini dia sejumlah hal yang harus dipikirkan para traveler. Di antaranya sebagai berikut.

1. Pilih destinasi Anda, kemudian tentukan berapa lama Anda akan mengunjungi destinasi tersebut.

2. Cari informasi destinasi apa saja yang menarik. Susun daftar tempat yang akan dikunjungi. Jangan lupa pastikan jam buka/tutupnya.

3. Pastikan transportasi untuk mengunjungi destinasi tersebut. Apakah pakai pesawat, bus, atau mobil bahkan sepeda motor atau ojek.

4. Tentukan akomodasi. Cari tempat untuk mencicipi kuliner setempat sekaligus untuk makan siang atau makan malam.

5. Tentukan tempat menginapnya baik hotel maupun hostel serta pastikan keamanan dan kenyamanannya.

6. Estimasikan pengeluaran dalam travelling terseut. Ya, bujet travelling ada baiknya dimasukkan ke dalam itinerary. Bukan cuma berdasarkan kebutuhan tapi juga berdasarkan bujet yang ada.

Dari kombinasi informasi itu kita bisa membuat itinerary yang sempurna. Hari pertama datang naik apa, menginap dimana, pergi kemana dan makan dimana. Hari kedua pergi kemana, naik apa, makan dimana, dan seterusnya. So, semakin detil semakin bagus.

Usahakan simpan itinerary dalam bentuk hard copy dan soft copy. Saat melakukan travelling, bawa hard copy ke manapun kita pergi. Agar kita bisa lihat itinerary kapanpun kita mau. Ingat, tak semua tempat punya koneksi internet. Atau, bisa saja baterai kita habis.

Gimana, udah nggak sabaran untuk travelling? Pastinya ya dong. Nah, untuk utusan hostel atau hotel, nggak usah repot. Untuk referensi terbaik kita bisa gunakan BestHostels Indonesia untuk mencari tempat menginap yang aman dan nyaman. Ya, kita bisa cari hostels terbaik di BestHostels Indonesia.

Berikut ini beberapa alasan kenapa kita percayakan hostel lewat BestHostels Indonesia.

 

Buat kamu yang travelling, nggak ada salahnya memilih nginep di hostel. Hostel merupakan salah satu jenis penginapan dengan tarif yang sangat terjangkau. Biasanya hostel berbentuk kamar asrama. Namun, banyak juga hostel yang menyediakan privat room juga. Jadi, hostel menjadi pilihan untuk travelling hemat.

Meski punya harga yang terjangkau, fasilitas di hostel nggak perlu kamu ragukan lagi. Akomodasi ini memiliki beragam fasilitas pendukung seperti sharing kitchen, lobi, hingga kolam renang.

BestHostel Indonesia, Pertama dan Terpercaya

Sumber foto : website BestHostel Indonesia

BestHostels Indonesia telah berdiri sejak 2019 lho. Bisa dibilang, BestHostels Indonesia ini merupakan Online Travel Agent (OTA) khusus hostel pertama di Indonesia. Sejak itu, BestHostels Indonesia nggak berhenti untuk berinovasi demi meningkatkan pelayanan terbaik bagi partner hostel dan juga user.

Kepercayaan ini membuat BestHostels Indonesia terus berkembang hingga saat ini. Berbagai pelayanan disajikan demi memuaskan pelanggan. Hal ini membuat travelers semakin dimanjakan dengan layanan hostel yang membuat travelling kita semakin berkesan.

Akses Cepat dan Mudah. Cocok Buatmu, Milenial dan Generasi Z

BestHostels Indonesia tidak berhenti untuk berinovasi demi meningkatkan pelayanan terbaik bagi partner hostel dan juga user. Kita bisa mengakses layanan BestHostels Indonesia melalui website dengan fitur-fitur yang semakin responsif. Melalui website www.besthostels.co.id kita yang membuat user jauh lebih nyaman saat booking hostels. Tampilannya keren. Fitur-fiturnya mudah digunakan.

Tarif Murah, Kualitas Mewah

Penawaran yang menggiurkan dari Best Hostels Indonesia. Penginapan yang berkualitas, tidak kalah bagusnya dengan hotel-hotel bintang 3 sampai bintang 4 bisa kita dapatkan dengan harga yang murah. Sangat related dengan kondisi kantong yang sederhana. Kita bisa mengalihkan biaya penginapan buat hal lainnya. Gimana nggak keren tuh? Buat kamu yang udah nggak sabar berlibur bisa tuh segera cek berbagai penawaran di Best Hostels Indonesia melalui besthostels.co.id.

Fasilitas Lengkap, Aman, dan Nyaman

Meskipun murah, bukan berarti seadanya lho. berbagai fasilitasnya justru akan membuat pengalaman travelling semakin berkesan. Fasilitasnya lengkap dan dijamin bikin berkesan.

Misalnya nih ada Canting Cooking Class di Laplapan Village, Ubud, Gianyar, Bali. Kita bisa dapatkan pengalaman memasak yang sangat berkesan.

Kita bisa belajar membuat menu masakan Bali namun tetap menyesuaikan style atau gaya hidup kita. Rangkaian workshop dimulai dari jelajah pasar lokal, belajar cara menanam padi, dan memasak kuliner khas Bali dengan resep tradisional. Gimana, seru nggak tuh?

Tersedia Berbagai Pilihan Pembayaran

Nah, ini nggak kalah pentingnya. Ya, kemudahan pembayaran juga menjadi pertimbangan kita bertransaksi. Untungnya nih, Best Hostels Indonesia memang menyediakan fitur pembayaran yang memudahkan pelanggan dalam melakukan pemesanan. Banyak pilihan pembayaran mulai dari menggunakan Debit, Kartu Kredit, Transfer Bank, sampai dengan Gopay. Wah, makin enak aja nih bayar penginapan. So, jangan ragu lagi buat nginep di hostel di Best Hostels Indonesia.

Telah Ada di Berbagai Kota Wisata

Best Hostels Indonesia sebagai Online Travel Agent (OTA) yang memberikan layanan pemesanan khusus hostel terbaik dan pertama di Indonesia, berlokasi di Bali, juga telah ada di berbagai kota wisata di Indonesia. So, travelling ke mana pun kita nggak perlu kuatir lagi mencari hostel dengan layanan terbaik.

Sumber foto : website BestHostel Indonesia

Penutup

Dengan beragam keunggulan layanan di BestHostels Indonesia, kamu, generasi Milenial dan Gen Z wajib nginep di Hostels Indonesia, deh. Ada banyak keseruan saat kamu nginep di hostels yang mungkin nggak kamu dapetin di tempat lain.

Buat pesennya, nggak ribet! Suasananya juga instagramable banget! Kurang apa coba?

Dan buat urusan nginep di hostel, pilihan terbaik referensi hostel tentu aja di BestHostel Indonesia yang ngasih banyak kemudahan dan keunggulan buatmu.

Sumber foto : website BestHostel Indonesia

Dan kamu nggak perlu kuatir dengan nginep di hostel saat pandemi sekarang ini, karena hostel sangat ketat menerapkan protokol pencegahan Covid-19. BestHostel Indonesia juga mensyaratkan dan menerapkan peraturan terkait pembatasan jumlah tamu, penggunaan masker, pembelian tiket, dan lain sebagainya.

So, nginep di hostel dengan buget murah dan nyaman, tetap mematuhi prosedur pencegahan COVID 19 oleh pemerintah. Bahkan, transaksi non tunai yang disediakan BestHostel Indonesia pun udah mencerminkan kesiapan BestHostel Indonesia dalam mendukung pencegahan Covid-19.

Nah, tunggu apa lagi? Ayo jadikan travelling dan liburanmu semakin berkesan dengan BestHostel Indonesia. Dan, segera kepoin website-nya BestHostel Indonesia ya.

BestHostels.co.id

Perumahan Nuansa Puri Abasan Jl. Gunung Salak Villa 888, Padangsambian Klod, Denpasar Timur, Kota Denpasar, Bali 80117. Telp. +62 811 3883 301. Email : info@besthostel.co.id

Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diadakan oleh BestHostel Indonesia.

Sumber referensi:

1. https://blog.besthostels.co.id/

2. www.travel.detik.com

3. https://doktersehat.com/manfaat-travelling/

4. Media sosial BestHostel Indonesia

5 Rahasia Menjadi Guru Bercahaya

5 Rahasia Menjadi Guru Bercahaya

5 Rahasia Menjadi Guru Bercahaya

Benar-benar membanggakan menjadi guru yang bercahaya. Tapi di balik itu, ada tanggung jawab yang besar. Ya, menjadi guru bercahaya itu berat. Meskipun, walaupun berat, kebaikannya untuk sang guru itu sendiri.

Pekan lalu sekolah kami mengadakan acara kelas mentor. Seperti pembekalan untuk guru. Pembicaranya adalah ketua yayasan sekaligus guru kami yaitu KH A’la Rotbi LC dan KH Samson Rahman, MA.

Saya sering katakan kepada teman bahwa ustadz A’la Rotbi ini ibarat mutiara. Kadang mutiara itu terpendam.

Mengapa saya katakan mutiara? Lulusan Universitas Madinah ini ilmunya dalam dan wawasannya luas. Beliau sering sih menjadi narasumber tingkat nasional, tapi saya rasa harus sering lagi.

Beliau itu gudang ilmu. Ibaratnya, kalau ditanya apapun, beliau mampu menjawab dengan lugas dan jelas. Harusnya beliau menjadi pembicara kelas nasional.

KH. A’la Rotbi LC, memberikan sambutan pada perpisahan kelas 12 SMA Terpadu Al Qudwah

KH. Samson Rahman, MA dan KH A’la Rotbi, LC

Tidak berbeda jauh dengan KH. Samson Rahman MA. Penerjemah buku Laa Tanzan karya Dr. Aidh Al Qarni ini pun luas dan dalam pengetahuannya. Bacaan beliau sangat banyak sebanyak buku yang beliau punyai. Mengenai pembicara nasional, lulusan Universitas Islamabad Pakistan ini memang sudah melalangbuana ke daerah-daerah di Indonesia bahkan ke luar negeri. Bahasa Arab dan Inggrisnya sama-sama kuat.

Jadi, kami yang menjadi guru di lembaga ini, ibaratnya punya dua mutiara yang hebat. Rugi kalau tidak mendapatkan kehebatan dari ilmu keduanya.

Maka, saat ada kelas mentor ini, ada rasa bahagia karena akan mendapatkan untaian hikmah dari sosok-sosok hebat itu, sekaligus tanggungjawab yang berat. Inilah yang saya rasakan dari pertemuan itu.

Tentang Guru Cahaya

Jangan dibayangkan menjadi guru bercahaya dalam arti sebenarnya, bahwa wajahnya putih dan mengeluarkan cahaya. Bukan pula saat sang guru berada di kegelapan maka otomatis kegelapan itu menjadi hilang karena wajah sang guru. Bukan itu maksudnya.

Lalu, apa maksudnya guru bercahaya? Dan bagaimana menjadi guru bercahaya?

Pertama,

Rido dengan Pemberian Allah.

Rido jadi guru, rido dapat jabatan/amanah di sekolah, rido jadi Ayah, rido jadi Ibu. Memang banyak tantangannya menjadi guru. Tapi, dengan menjadi guru, terbuka peluang lebar untuk mendapatkan pahala. Terbuka peluang mendapatkan amal jariyah.  Karena menjadi guru itu berarti memberikan ilmu kepada generasi muda.

Yakini bahwa profesi guru merupakan anugerah terbaik kita. Lalu, maksimalkan pekerjaan kita itu.

Ringkasnya, guru harus banyak rido. Walaupun siswa banyak yang bandel, walaupun orangtua ada yang rewel, walaupun gaji tidak besar, walaupun guru punya banyak masalah di rumah, harus mengajar dan mendidik generasi muda.  Mudah-mudahan dengan ilmu itu bisa memberikan banyak pahala pada guru. Mudah-mudahan menjadi jalan bagi guru untuk masuk surga.

Kedua,

Guru Harus Menjadi Teladan.

Selain memberikan pendidikan kepada siswa melalui kata-kata, guru juga harus pandai memberikan keteladanan. Guru menjadi role model bagi siswa. Jika guru menginginkan siswanya jujur, guru harus menjadi pribadi jujur dulu. Kalau guru pengen siswanya disiplin, guru harus disiplin dulu.

Hati-hati dengan memberikan teladan yang buruk. Bisa jadi guru banyak ngomong hal positif kepada siswa tapi sering melakukan hal yang sebaliknya.

Misalnya guru ngomong pentingnya rajin ibadah, tapi bisa jadi guru itu sendiri yang malas melakukan ibadah itu. Maka, syaratnya adalah, guru harus lebih dulu melakukan, sebelum memerintahkan atau memberitahukan.

Iya sih meskipun guru bukan malaikat yang harus sempurna, tapi tetap saja guru harus berusaha menjadi sosok yang baik. Ibadahnya kuat, akhlaknya baik. Selaras ucapan dengan perbuatan.

Ketiga,

Perbaiki pikiran dan hati.

Selain memberikan pendidikan kepada siswa melalui kata-kata, guru juga harus pandai memberikan keteladanan. Guru menjadi role model bagi siswa. Jika guru menginginkan siswanya jujur, guru harus menjadi pribadi jujur dulu. Kalau guru pengen siswanya disiplin, guru harus disiplin dulu.

Hati-hati dengan memberikan teladan yang buruk. Bisa jadi guru banyak ngomong hal positif kepada siswa tapi sering melakukan hal yang sebaliknya.

Ucapan muncul dari pikiran. Raut wajah bersumber dari dalam diri (dalam dada). Terus perbaiki apa yang ada di dalam otak kita. Tingkah laku kita biasanya selaras dengan apa yang ada di dalam hati kita. Kalau ada salah, terus perbaiki. Kalau ada yang menyimpang, luruskan.

Banyak-banyak istigfar, berpikir positif, dan selalu berprasangka baik. Apapun yang dilihat, jadikan sebagai hal yang membuat keimanan meningkat.

Keempat,

Perbaiki terus Hubungan dengan Allah. 

Siapa yang terus memperbaiki hubungan dengan Allah, Allah akan terus memperbaiki hubungannya dengan manusia. Lakukan ibadah dengan semangat. Jangan malas melakukannya.

Jangan lupa kualitasnya ditingkatkan. Jalankan ibadah dengan khusyuk dan ikhlas. Semakin hari harus semakin bagus tilawah, shalat, shaum, dan lainnya.

Hubungan kita dengan Allah akan terpancar dari diri kita. Kalau kita sedang jauh dari Allah, biasanya kita tidak produktif. Selalu ada masalah dalam hidup kita. Pekerjaan pun menjadi tidak maksimal.

Misalnya guru ngomong pentingnya rajin ibadah, tapi bisa jadi guru itu sendiri yang malas melakukan ibadah itu. Maka, syaratnya adalah, guru harus lebih dulu melakukan, sebelum memerintahkan atau memberitahukan.

Iya sih meskipun guru bukan malaikat yang harus sempurna, tapi tetap saja guru harus berusaha menjadi sosok yang baik. Ibadahnya kuat, akhlaknya baik. Selaras ucapan dengan perbuatan.

Kelima,

Perbanyak Manfaat di lingkungan.

Ya, guru merupakan cahaya yang menjadi cahaya bagi keluarga dan lingkungannya. Bukan menjadi gulita. Orang lain menjadi terang karena kita. Jadilah qudwah dalam arti sebenarnya. ‘Viral-lah’ di kalangan malaikat karena ibadah kita, karena amalan-amalan produktif kita.

Kalau ada kita, masyarakat merasakan manfaat. Terbantu dengan keberadaan kita. Bukan sebaliknya, mereka merasakan kita sebagai masalah. Jangan sampai kita menjadi beban di masyarakat.

Guru adalah cahaya saat ada murid atau tidak. Maka, keteladanan guru harus jalan terus baik saat ada siswa maupun tidak ada siswa.

Guru ibarat cermin bagi murid. Kalau hubungan guru ke Allah melemah, begitu juga dengan murid kita. Jangan sampai guru mendorong siswa untuk kebaikan, tapi malah guru menjauhi kebaikan itu.

Penutup.

Begitulah peran seorang guru. Betapa berat, sekaligus hebat. Hebat kalau bisa mencapai apa yang digambarkan dalam tulisan di atas. Yang merupakan harapan pemateri terhadap guru-guru di sekolah kami. Begitu juga diharapkan kepada guru-guru di seluruh Indonesia. Semoga kita diberikan kemampuan menjadi guru cahaya. Aamiin.

Jika tulisan ini bermanfaat, silakan menyebarkannya. Terima kasih.